Sumbardaily.com - BPJN Sumatera Barat mulai melaksanakan pekerjaan preservasi jalan dan jembatan di ruas nasional Lubuk Alung–Pariaman–Padang Sawah. Salah satu titik penanganan difokuskan di Jalan Soekarno Hatta, Kota Pariaman, dengan target pengaspalan sepanjang sekitar 2 kilometer.
Informasi tersebut disampaikan melalui unggahan Instagram BPJN Sumbar yang dikutip Jumat (24/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, PPK 1.5, dalam menjaga kondisi jalan nasional agar tetap mantap dan layak dilalui masyarakat.
Dalam video yang diunggah, dijelaskan bahwa pekerjaan preservasi tidak hanya mencakup ruas di Kota Pariaman, tetapi juga menjadi bagian dari penanganan pada ruas nasional Lubuk Alung–Pariaman–Padang Sawah yang berada di bawah tanggung jawab PPK 1.5.
Secara keseluruhan, panjang ruas jalan nasional yang ditangani oleh PPK 1.5 mencapai sekitar 103 kilometer. Preservasi dilakukan melalui kegiatan pengaspalan sebagai langkah menjaga kualitas infrastruktur jalan sehingga tetap mampu memberikan pelayanan optimal bagi mobilitas masyarakat, distribusi logistik, maupun kendaraan pribadi.
Pada narasi video, BPJN Sumatera Barat menyampaikan, "Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Barat PPK 1.5 melaksanakan pekerjaan preservasi jalan dan jembatan pada Ruas Lubuk Alung - Pariaman - Padang Sawah. Salah satu lokasi penanganan berada di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Pariaman dengan panjang penanganan mencapai dua kilometer."
Sementara itu, seorang petugas dari PPK 1.5 BPJN Sumbar yang tampil dalam video menjelaskan bahwa pekerjaan pengaspalan dilakukan menggunakan metode patching dengan target penanganan sepanjang dua kilometer.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Pada hari ini kita berada di ruas Jalan Soekarno-Hatta, di mana pada hari ini kita akan melaksanakan pengaspalan patching dengan target dua kilometer. Kebetulan di preservasi di PPK 1.5 ini menangani kurang lebih sekitar 103 kilometer," ujarnya.
Petugas tersebut juga menyampaikan bahwa kondisi cuaca saat pelaksanaan pekerjaan mendukung sehingga proses pengaspalan dapat berlangsung dengan baik. Meski demikian, pengguna jalan diminta lebih berhati-hati ketika melintasi lokasi pekerjaan.
"Alhamdulillah cuaca mendukung, kami menghimbau kepada pengguna jalan agar dapat mengurangi kecepatan dan mematuhi arahan dari petugas lapangan," katanya.
BPJN Sumatera Barat menegaskan bahwa kegiatan preservasi jalan merupakan bagian dari komitmen Kementerian Pekerjaan Umum untuk menjaga kemantapan jalan nasional di Provinsi Sumatera Barat. Melalui pemeliharaan yang dilakukan secara berkala, kondisi jalan diharapkan tetap aman, nyaman, dan andal bagi seluruh pengguna jalan.
Selain meningkatkan kualitas layanan transportasi, pekerjaan preservasi juga ditujukan untuk mendukung kelancaran arus mobilitas masyarakat serta distribusi logistik di wilayah Sumatera Barat. Jalan nasional yang berada dalam kondisi baik dinilai memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas ekonomi dan perjalanan masyarakat.
Dalam penutup narasi video, BPJN Sumatera Barat menyampaikan komitmennya untuk terus menjaga kualitas infrastruktur jalan nasional.
"Melalui pekerjaan preservasi ini, BPJN Sumatera Barat terus berkomitmen menghadirkan jalan nasional yang aman, nyaman, dan andal guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta distribusi logistik di Sumatera Barat." (*)















