Pelaku Pencurian Kambing di Sawahlunto Ditangkap Saat Jual Hasil Curian di Padang

Dua terduga pelaku pencurian ternak kambing diamankan polisi dalam pengungkapan kasus pencurian empat ekor kambing dari Kota Sawahlunto.

Dua pria berinisial M dan A diamankan Tim 1 Klewang Satreskrim Polresta Padang setelah diduga mencuri empat ekor kambing di Kota Sawahlunto dan berupaya menjualnya di kawasan Dadok Tunggul Hitam, Kota Padang. (Dok. Tim Klewang)

Sumbardaily.com - Upaya menjual empat ekor kambing yang diduga hasil pencurian akhirnya berujung penangkapan. Dua pria berinisial M dan A diamankan jajaran Tim 1 Klewang Satreskrim Polresta Padang pada Rabu (10/6/2026) malam setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang melibatkan sejumlah ternak kambing.

Kasus pencurian ternak kambing yang terjadi di Kota Sawahlunto tersebut terungkap ketika warga melaporkan adanya pihak yang membawa sekaligus berupaya menjual empat ekor kambing ke Kota Padang. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti oleh petugas hingga berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku.

Kepala Tim 1 Klewang Satreskrim Polresta Padang, Aipda Riki Andi, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat.

"Kami mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa ada pelaku membawa atau menjual kambing sebanyak empat ekor. Inisial pelaku M dan A," katanya.

Setelah kedua terduga pelaku berhasil ditangkap, katanya, polisi langsung melakukan pemeriksaan dan interogasi. Dari hasil pendalaman, diketahui bahwa empat ekor kambing tersebut diduga diambil dari wilayah Kota Sawahlunto.

"Setelah kami amankan pelaku sebanyak dua orang dan kita interogasi, pelaku mengambil atau mencuri kambing itu di Kota Sawahlunto," kata Riki.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh penyidik, empat ekor kambing tersebut kemudian dibawa ke Kota Padang dengan tujuan untuk dijual. Lokasi yang menjadi sasaran penjualan berada di kawasan Dadok Tunggul Hitam.

"Pelaku mencuri empat ekor kambing tersebut di Sawahlunto dan bernist menjual ke Kota Padang, tepatnya di kawasan Dadok Tunggul Hitam," ucapnya.

Fakta ini menunjukkan bahwa aksi pencurian ternak tersebut tidak berhenti di lokasi pengambilan barang. Ternak yang diduga hasil kejahatan itu bahkan telah dipindahkan ke daerah lain dengan tujuan memperoleh keuntungan dari hasil penjualan.

Dalam pemeriksaan awal, kedua pelaku mengaku baru satu kali melakukan aksi pencurian. Pengakuan tersebut saat ini menjadi bagian dari materi penyelidikan yang didalami aparat kepolisian.

"Untuk pelaku menurut keterangannya baru satu kali ini melakukan pencurian, tepatnya di Kota Sawahlunto," kata Aipda Riki Andi.

Selain itu, dari keterangan yang disampaikan kepada penyidik, lokasi kejadian yang diakui oleh pelaku juga berada di sekitar wilayah Kota Sawahlunto. "Menurut keterangan dari pelaku, untuk Tempat Kejadian Perkara (TKP) hanya di seputaran Kota Sawahlunto," ujarnya.

Setelah memperoleh informasi awal dan berkoordinasi dengan kepolisian setempat, Polresta Padang mengambil langkah untuk menyerahkan penanganan perkara kepada Satreskrim Polres Sawahlunto karena lokasi tindak pidana berada di wilayah hukum tersebut.

"Setelah kami berkoordinasi dengan Polres setempat, kami serahkan yang bersangkutan ke Satreskrim Polres Sawahlunto dan pelaku telah dijemput ke Polresta Padang," tuturnya. (*)

Baca Juga

Petugas Satreskrim Polresta Padang mengamankan seorang pria tersangka pencurian ponsel milik garin Masjid Raya Pasar Baru beserta barang bukti hasil kejahatan.
Tim Klewang Tangkap Pemuda yang Nekat Curi Ponsel Garin Masjid di Padang
145 Kg Ganja Dimusnahkan BNN Sumbar, Empat Tersangka Terancam Hukuman Mati
145 Kg Ganja Dimusnahkan BNN Sumbar, Empat Tersangka Terancam Hukuman Mati
Petugas Pertamina melakukan pengawasan dan verifikasi penyaluran BBM serta LPG subsidi guna memastikan distribusi energi tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak.
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Tegaskan tidak Ada Toleransi untuk Penyalahgunaan BBM Subsidi
Terowongan Tol Sicincin–Bukittinggi 5,8 Km Jadi Fokus Riset Pusat Studi Terowongan dan Infrastruktur Bawah Tanah
Terowongan Tol Sicincin–Bukittinggi 5,8 Km Jadi Fokus Riset Pusat Studi Terowongan dan Infrastruktur Bawah Tanah
Usai Insiden Peluru Nyasar di UNP, Kodam Pindahkan Latihan Menembak Prajurit ke Lokasi Ini
Usai Insiden Peluru Nyasar di UNP, Kodam Pindahkan Latihan Menembak Prajurit ke Lokasi Ini
Susunan Tim Kepelatihan Semen Padang FC 2026/2027, Ini Daftar Lengkapnya
Susunan Tim Kepelatihan Semen Padang FC 2026/2027, Ini Daftar Lengkapnya