Huntap Mandiri di Palembayan Agam Mulai Dibangun, Jadi Tanda Kebangkitan Pascabencana

Huntap Mandiri di Palembayan Agam Mulai Dibangun, Jadi Tanda Kebangkitan Pascabencana

Pembangunan huntap mandiri bagi masyarakat terdampak bencana di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam mulai realisasikan Kamis (16/4/2026). (Foto: Kominfo Agam)

Sumbardaily.com – Pembangunan hunian tetap (huntap) mandiri di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, mulai direalisasikan. Program ini ditandai dengan peletakan batu pertama rumah contoh bagi masyarakat terdampak bencana di Nagari Salareh Aia, Kamis (16/4/2026).

Langkah ini menjadi simbol percepatan pemulihan sekaligus momentum kebangkitan masyarakat pascabencana.

Pembangunan huntap mandiri ini menggunakan teknologi sepablock yang dinilai lebih efisien dan cepat dalam proses pembangunan.

Selain itu, material ini juga memiliki ketahanan tinggi serta telah melalui uji kelayakan sehingga diharapkan mampu memberikan hunian yang aman dan layak bagi masyarakat terdampak.

Sekretaris Utama BNPB, Rustian, mengapresiasi kolaborasi lintas sektor dalam penanganan bencana di Kabupaten Agam. Ia menegaskan bahwa sinergi antarinstansi menjadi faktor kunci dalam mempercepat pemulihan.

“Sinergi ini menjadi kunci, baik dalam masa tanggap darurat maupun pemulihan. Pembangunan huntap, baik secara komunal maupun mandiri, diharapkan dapat segera rampung agar masyarakat bisa kembali tinggal dengan aman dan nyaman,” ujar Rustian.

Ia juga menyebutkan bahwa Kabupaten Agam merupakan daerah keempat di Sumatera Barat (Sumbar) yang memulai pembangunan huntap mandiri, sehingga diharapkan dapat menjadi contoh percepatan pemulihan di daerah lain.

Sementara itu, Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal menegaskan bahwa pembangunan rumah contoh huntap mandiri ini merupakan momentum penting dalam kebangkitan daerah pascabencana.

Ia memastikan pemerintah daerah telah menyiapkan solusi bagi masyarakat yang belum memiliki lahan.

“Masyarakat yang belum memiliki lahan tidak perlu khawatir. Pemerintah telah menyiapkan lokasi untuk pembangunan huntap. Kami juga akan mempercepat perbaikan infrastruktur terdampak, seperti jalan, jembatan, sekolah, hingga lahan pertanian,” kata Iqbal.

Ia juga meminta masyarakat untuk bersabar karena proses pemulihan membutuhkan waktu. Namun, ia memastikan pemerintah pusat, provinsi, dan daerah terus bersinergi agar pembangunan berjalan optimal.

Dengan dimulainya pembangunan hunian tetap mandiri di Palembayan ini, diharapkan masyarakat terdampak bencana dapat segera memiliki tempat tinggal yang layak, sekaligus menjadi titik awal pemulihan sosial dan ekonomi di Kabupaten Agam. (*)

Baca Juga

Penerbangan Citilink dari BIM Tujuan Jakarta Dibatalkan Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau
Penerbangan Citilink dari BIM Tujuan Jakarta Dibatalkan Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau
Jembatan Silaut Pesisir Selatan Dialihkan, Kendaraan 25 Ton Wajib Melintas Satu-satu
Jembatan Silaut Pesisir Selatan Dialihkan, Kendaraan 25 Ton Wajib Melintas Satu-satu
Rekrutmen KAI 2026 Dibuka, Waspada Modus Penipuan Janjikan Kelulusan
Rekrutmen KAI 2026 Dibuka, Waspada Modus Penipuan Janjikan Kelulusan
Pemko Padang Tiadakan LKS Berbayar, Guru Didorong Susun Modul Ajar
Pemko Padang Tiadakan LKS Berbayar, Guru Didorong Susun Modul Ajar
Cerry Eks Kabiro PBJ Sumbar Sempat Cuti usai Kasus Video Viral, Kini Diperiksa Dugaan Pelanggaran Disiplin
Cerry Eks Kabiro PBJ Sumbar Sempat Cuti usai Kasus Video Viral, Kini Diperiksa Dugaan Pelanggaran Disiplin
Energi Terbarukan Sumbar Butuh Inovasi, Unand Didorong jadi Motor Perubahan
Energi Terbarukan Sumbar Butuh Inovasi, Unand Didorong jadi Motor Perubahan