Sumbardaily.com, Padang - Program Balanjo Baju Rayo (Babayo) kembali menghadirkan kebahagiaan nyata bagi ratusan anak yatim dan dhuafa di Kota Padang. Tak sekadar bantuan, program ini memberi pengalaman berbeda, anak-anak bebas memilih sendiri baju Lebaran yang mereka inginkan.
Sebanyak 500 anak yatim dan dhuafa memadati Plaza Andalas, Senin (16/3/2026) siang, untuk mengikuti kegiatan yang telah memasuki tahun ke-11 pelaksanaannya.
Keceriaan tampak dari wajah mereka saat satu per satu memilih pakaian baru untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Program Babayo yang diinisiasi Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Mitra Ummat (Lazismu) Madani Padang ini menjadi salah satu agenda penutup Ramadhan yang paling dinantikan.
Tidak hanya anak yatim dan dhuafa, kegiatan ini juga menyasar santri penghafal Al-Qur'an serta anak-anak dari keluarga penyandang disabilitas.
Wakil Wali Kota (Wawako) Padang, Maigus Nasir, yang hadir membuka kegiatan tersebut menilai program ini memiliki dampak lebih dari sekadar bantuan materi. Ia menyebut, kegiatan ini juga menumbuhkan nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Pemerintah Kota (Pemko) Padang sangat mengapresiasi kegiatan ini. Program seperti ini tidak hanya membantu anak-anak yang membutuhkan, tetapi juga menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat. Kita berharap kegiatan ini terus berlanjut setiap tahunnya,” ujar Wawako.
Menurutnya, Program Babayo sejalan dengan visi Pemko Padang melalui program Padang Juara, yang menekankan pentingnya pembangunan generasi muda tidak hanya dari sisi prestasi, tetapi juga karakter sosial.
Di sisi lain, Direktur Lazis Mitra Ummat Madani Padang, Elfiyon Julinit, mengungkapkan bahwa antusiasme terhadap program ini tidak hanya datang dari para penerima manfaat, tetapi juga dari para donatur.
“Babayo ini bukan hanya ditunggu oleh anak-anak, tetapi juga oleh para dermawan di ranah dan rantau yang setiap tahun ikut berpartisipasi melalui donasi program ini,” kata Elfiyon.
Ia menjelaskan, setiap anak menerima kupon belanja yang dapat digunakan untuk membeli berbagai kebutuhan Lebaran, mulai dari pakaian atasan, bawahan, hingga sepatu dan sandal. Skema ini sengaja dibuat agar anak-anak memiliki kebebasan memilih sesuai keinginan mereka.
Lebih lanjut, Elfiyon menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan Program Babayo tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Baznas Kota Padang dan Plaza Andalas.
“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh dermawan yang telah berkontribusi mendukung program ini, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang dan Plaza Andalas. Ini membuktikan tingginya kepedulian kita semua terhadap anak-anak yang membutuhkan,” imbuhnya. (red)
















