Sumbardaily.com, Padang - Pada saat perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang mulai mempersiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi lonjakan kunjungan keluarga warga binaan.
Dengan jumlah penghuni yang saat ini mencapai 970 orang, kunjungan keluarga pada momen Lebaran diperkirakan akan meningkat signifikan. Kondisi tersebut membuat pihak rutan harus menyiapkan pengaturan khusus agar proses kunjungan tetap berjalan tertib dan aman.
Kepala Rutan Kelas IIB Padang, Mai Yudiansyah mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu edaran resmi dari kantor wilayah terkait jadwal kunjungan Lebaran.
“Kami masih menunggu edaran dari wilayah. Yang pasti dengan jumlah hunian 900 orang lebih ini pasti akan membludak,” katanya, Jumat (13/3/2026).
Untuk mengantisipasi kepadatan pengunjung, Rutan Kelas IIB Padang berencana menerapkan sistem kunjungan secara bergantian dengan pembatasan waktu. Setiap warga binaan akan menerima kunjungan keluarga dalam durasi maksimal 30 menit.
Selain itu, jumlah keluarga yang diperbolehkan datang juga akan dibatasi sekitar empat hingga lima orang untuk setiap narapidana atau tahanan.
"Kunjungan direncanakan dibagi dua sesi, di mana sesi pertama dimulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB dan sesi kedua dari pukul 13.30 WIB hingga pukul 16.00 WIB dengan jeda waktu istirahat di tengah hari," katanya.
Sistem ini diterapkan untuk memastikan seluruh keluarga warga binaan tetap memiliki kesempatan bertemu, sekaligus menjaga keamanan serta ketertiban selama proses kunjungan berlangsung.
Pria yang akrab disapa Yudi itu juga mengungkap salah satu tantangan yang dihadapi pihaknya adalah keterbatasan area parkir bagi kendaraan pengunjung.
Dengan jumlah keluarga warga binaan yang diperkirakan datang dalam jumlah besar, kondisi ini berpotensi menimbulkan kepadatan di sekitar area rutan.
"Karena itu, kami telah menyiapkan strategi pengaturan arus kendaraan dan pengunjung agar potensi kemacetan dapat diminimalkan," katanya.
Libatkan TNI dan Polri
Selain pengaturan kunjungan, aspek pengamanan juga menjadi perhatian utama. Saat ini Rutan Padang memiliki total 90 personel petugas dengan satu regu pengamanan berjumlah 11 orang.
Untuk mengantisipasi potensi kerawanan saat lonjakan kunjungan Lebaran, pihak rutan berencana meminta dukungan pengamanan dari aparat penegak hukum.
“Momen krusial ini mudahan tidak ada kendala dan meminta bantuan dengan aparat penegak hukum polisi dan TNI,” tutur pria asal Muara Labuh, Kabupaten Solok Selatan (Solsel) tersebut.
Dengan berbagai langkah tersebut, Yudi berharap momen Lebaran dapat berjalan dengan tertib, aman dan tetap memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk bertemu keluarga mereka. (adl)
















