Aksi tak Senonoh terhadap Pelajar SMP di Padang, Pelaku Ditangkap Tanpa Perlawanan

Aksi tak Senonoh terhadap Pelajar SMP di Padang, Pelaku Ditangkap Tanpa Perlawanan

Pelaku dugaan pelecehan seksual terhadap siswi SMP 34 Lubuk Buaya ditangkap warga di RT 03 RW 08 Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Rabu (22/10/2025) siang pukul 14.32 WIB.

Sumbardaily.com, Padang - Pelaku dugaan pelecehan seksual terhadap siswi SMP 34 Lubuk Buaya ditangkap warga di RT 03 RW 08 Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada Rabu (22/10/2025) siang sekitar pukul 14.32 WIB. Penangkapan dilakukan tidak lama setelah identitas pelaku diketahui.

Kapolsek Koto Tangah, Kompol Afrino Chaniago membenarkan peristiwa tersebut. “Pelaku berhasil diamankan oleh warga dan langsung kami terima untuk diproses hukum. Ini bentuk sinergi nyata antara masyarakat dan aparat dalam menciptakan lingkungan yang aman,” katanya.

Pelaku diketahui berinisial MIS (23). Dalam kesehariannya, pelaku bekerja sebagai buruh harian lepas.

“Begitu pelaku tertangkap, kami langsung amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Tindakan ini penting untuk memberikan efek jera, terutama pada pelaku kejahatan terhadap anak,” katanya.

Peristiwa terjadi pada Selasa (21/10/2025) sore, saat korban pulang sekolah melewati kawasan Arang Perahu, Kelurahan Batang Kabung Ganting, Kecamatan Koto Tangah.

Pelaku berpura-pura menanyakan alamat kepada korban, namun saat itu resleting celananya dalam keadaan terbuka dan alat vitalnya dikeluarkan.

Korban melaporkan peristiwa ini kepada orang tua, yang langsung membuat laporan ke pihak kepolisian. Kasus kemudian ditindaklanjuti oleh Polsek Koto Tangah dan Unit PPA Polresta Padang.

Kapolsek Koto Tangah menegaskan pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Polisi juga memastikan korban akan mendapatkan pendampingan yang diperlukan selama proses hukum berlangsung.

“Kami tidak akan mentolerir tindakan pelecehan, apalagi terhadap anak-anak. Kami juga mengajak masyarakat terus aktif menjaga lingkungan sekitar,” kata Afrino.

Sementara itu, Camat Koto Tangah, Fizlan Setiawan menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang bergerak cepat.

“Begitu informasi menyebar, warga kami langsung tanggap. Ini membuktikan bahwa program Padang Sigap benar-benar efektif ketika masyarakat dan aparat bergerak bersama,” katanya.

Fizlan juga menegaskan pentingnya peran aktif lingkungan dalam menjaga keamanan anak-anak. “Kami berharap kejadian seperti ini menjadi peringatan keras. Jangan beri ruang untuk pelaku kejahatan seperti ini di lingkungan kita,” imbuhnya. (adl)

Baca Juga

Kecelakaan lalu lintas dua motor di Jalan Diponegoro Padang yang melibatkan tiga pelajar berusia 16 tahun.
Nekat Lawan Arus, Motor Pelajar Tabrak Pengendara dari Arah Berlawanan di Padang
Semarak Pawai Alegoris Padang Panjang, Pelajar Tampilkan Kostum hingga Miniatur Masjid
Semarak Pawai Alegoris Padang Panjang, Pelajar Tampilkan Kostum hingga Miniatur Masjid
Bencana Banjir Kota Padang; Tinjauan dari Perspektif Ekologis, Planalogis, Sosiologis dan Teologis
Bencana Banjir Kota Padang; Tinjauan dari Perspektif Ekologis, Planalogis, Sosiologis dan Teologis
Kapolda Sumbar Batalkan Pelantikan Pamen yang Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Polwan
Kapolda Sumbar Batalkan Pelantikan Pamen yang Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Polwan
Nestapa Perundungan di Sekolah
Nestapa Perundungan di Sekolah
Dugaan Pelecehan Seksual Polwan oleh Oknum Perwira Polda Sumbar, Kapolda Tegaskan Proses Tetap Berjalan
Dugaan Pelecehan Seksual Polwan oleh Oknum Perwira Polda Sumbar, Kapolda Tegaskan Proses Tetap Berjalan