Underpass Padang Lua Segera Dibangun, Solusi Atasi Kemacetan Gerbang Bukittinggi

Underpass Padang Lua Segera Dibangun, Solusi Atasi Kemacetan Gerbang Bukittinggi

Jalan Raya Bukittinggi–Padang Panjang di sekitar Padang Lua, Kabupaten Agam. (Foto: Tangkap Layar Video YouTube Drone Malala)

Sumbardaily.com, Bukittinggi – Kawasan Padang Lua, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), yang dikenal sebagai pintu gerbang utama menuju Kota Bukittinggi, segera memiliki infrastruktur baru berupa underpass.

Proyek ini direncanakan sebagai solusi jangka panjang untuk mengurai kemacetan di Pasar Padang Lua, salah satu titik padat kendaraan di jalur lintas Sumbar.

Anggota DPR RI Andre Rosiade mengungkapkan rencana tersebut sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kelancaran arus lalu lintas sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan kota.

“Insyaallah kita akan membangun underpass Padang Luar. Insya Allah ini akan mengurai kemacetan panjang di pasar sayur terbesar di Sumatera Barat, bahkan di Sumatra,” ujar Andre Rosiade, dikutip Sabtu (11/10/2025).

Underpass merupakan terowongan atau jalan yang dibangun di bawah permukaan tanah agar kendaraan maupun pejalan kaki dapat melintas tanpa mengganggu arus utama di permukaan. Infrastruktur ini diharapkan mampu mengurangi kemacetan, meningkatkan efisiensi waktu tempuh, serta memperkuat keselamatan pengguna jalan dengan pemisahan arus lalu lintas.

Andre juga meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam segera menyiapkan proposal resmi untuk diajukan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar rencana tersebut dapat segera direalisasikan.

“Kalau proposalnya sudah siap, kami bersama Pak Bupati Benni Warlis akan langsung menemui Menteri PUPR untuk memperjuangkan pembangunan ini,” kata Andre yang sebelumnya bersama Bupati Agam meninjau wilayah Kecamatan Palembayan dan Tanjung Raya.

Sementara itu, Bupati Agam Benni Warlis menyambut baik inisiatif pembangunan underpass ini. Menurutnya, keberadaan jalur alternatif di kawasan Padang Lua sudah menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat setempat dan pengguna jalan yang melintas setiap hari.

“Terima kasih kepada Pak Andre Rosiade yang terus membantu pembangunan di Kabupaten Agam,” ujarnya. (red)

Baca Juga

Nenek 102 Tahun Hilang di Ladang Lubuk Basung Agam Ditemukan, Begini Kondisinya
Nenek 102 Tahun Hilang di Ladang Lubuk Basung Agam Ditemukan, Begini Kondisinya
Korban Dugaan Penyekapan di Myanmar Kini di Batam, Pemkab Agam Siapkan Pemulangan
Korban Dugaan Penyekapan di Myanmar Kini di Batam, Pemkab Agam Siapkan Pemulangan
Benteng VOC Pulau Cingkuak Pesisir Selatan Terancam Abrasi, BRIN Dorong Konservasi Berbasis Riset
Benteng VOC Pulau Cingkuak Pesisir Selatan Terancam Abrasi, BRIN Dorong Konservasi Berbasis Riset
Datang ke Kondangan, Pria 58 Tahun Diduga Curi HP Tamu di Nagari Paninjauan Tanah Datar
Datang ke Kondangan, Pria 58 Tahun Diduga Curi HP Tamu di Nagari Paninjauan Tanah Datar
Kereta Hantu Sakral Pertama Segera Hadir di Suzuya Padang, Siap Uji Nyali Pengunjung
Kereta Hantu Sakral Pertama Segera Hadir di Suzuya Padang, Siap Uji Nyali Pengunjung
Sebaran Sirine Tsunami di Sumbar Diperbarui, Ini Jumlah Aktif dan Tidak Aktif
Sebaran Sirine Tsunami di Sumbar Diperbarui, Ini Jumlah Aktif dan Tidak Aktif