209 Huntap Korban Bencana Mulai Dibangun di Padang, Ini Spesifikasi dan Lokasinya

209 Huntap Korban Bencana Mulai Dibangun di Padang, Ini Spesifikasi dan Lokasinya

Hunian tetap korban bencana mulai dibangun di Balai Gadang. Lokasi aman dari tsunami, gempa, dan banjir dengan 209 unit Huntap. (Foto: Kominfo Padang)

Sumbardaily.com, Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang memastikan pembangunan rumah hunian tetap (Huntap) bagi korban banjir bandang akhir November 2025 segera direalisasikan di kawasan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah.

Lokasi pembangunan dinilai aman dari ancaman banjir, gempa, maupun tsunami setelah melalui proses verifikasi teknis oleh Badan Geologi Nasional.

Asisten II Sekretariat Daerah Kota Padang, Didi Aryadi, menyatakan pembangunan Huntap merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam menyediakan tempat tinggal layak bagi warga terdampak bencana.

Selama ini, para korban masih menempati hunian sementara serta rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Lubuk Buaya.

Menurut Didi, Huntap tersebut dibangun di atas lahan milik Pemko Padang, tepatnya di kawasan Bumi Perkemahan Pramuka Balai Gadang.

Lokasi tersebut dipilih karena berada di dataran tinggi sehingga relatif aman dari potensi tsunami, sekaligus memiliki kondisi tanah yang layak secara geologis.

“Harapannya, masyarakat korban banjir dapat menempati hunian yang lebih layak dan aman di lokasi ini,” ujar Didi saat meninjau lokasi pembangunan, dikutip Sabtu (24/1/2026).

Dari sisi teknis pembangunan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Padang, Tri Hadiyanto, menjelaskan bahwa Huntap akan dibangun sebanyak 209 unit di atas lahan seluas 2,9 hektare. Setiap unit dirancang dengan tipe 36 dan luas tanah mencapai 78 meter persegi.

Tri menambahkan, konsep bangunan menggunakan sistem couple, yakni dua unit rumah berdiri berdampingan menjadi satu bangunan. Jarak antar bangunan dirancang sekitar satu meter untuk menjaga sirkulasi udara dan kenyamanan penghuni.

Pembangunan Huntap di Balai Gadang dijadwalkan mulai dilaksanakan pada Senin (26/1/2026). Proyek ini didukung oleh Yayasan Buddha Tzu Chi, yang berperan sebagai pihak pelaksana pembangunan.

Pekerja Sosial Yayasan Buddha Tzu Chi, Kahar, menyampaikan bahwa desain bangunan Huntap mengikuti standar rumah sederhana yang layak huni.

Struktur rumah menggunakan dinding bata merah, atap seng, serta rangka kuda-kuda berbahan baja ringan.

Setiap unit Huntap nantinya dilengkapi dua kamar tidur, satu kamar mandi, dan dapur, serta didukung instalasi listrik di dalam ruangan dan akses air bersih.

Fasilitas tersebut diharapkan mampu menunjang kebutuhan dasar penghuni sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang terdampak banjir.

Dengan pembangunan Huntap ini, Pemko Padang berharap proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih optimal, sekaligus memberikan kepastian tempat tinggal jangka panjang bagi masyarakat yang kehilangan rumah akibat banjir bandang. (red)

Baca Juga

Pemulihan Pascabencana di Agam, 440 Huntap di Lubuk Basung Segera Masuk Tahap Konstruksi
Pemulihan Pascabencana di Agam, 440 Huntap di Lubuk Basung Segera Masuk Tahap Konstruksi
ASN di Padang Wajib Penuhi 20 Jam Pelajaran per Tahun, PPPK 24 JP per Kontrak
ASN di Padang Wajib Penuhi 20 Jam Pelajaran per Tahun, PPPK 24 JP per Kontrak
Peluncuran dan sosialisasi Sekolah Siaga Kependudukan tingkat Kota Padang tahun 2026 di Balai Kota Padang.
Sekolah Siaga Kependudukan di Padang Resmi Diluncurkan, Apa Saja Materi yang akan Dipelajari Siswa?
Penyaluran 250 paket sembako kepada warga terdampak banjir di Kampung Apa dan Kampung Guo, Kota Padang.
Satgas PRR Salurkan 250 Paket Sembako untuk Korban Banjir di Kota Padang
Agam Percepat Pembangunan Huntap Korban Bencana, 92 Unit Mulai Dikerjakan
Agam Percepat Pembangunan Huntap Korban Bencana, 92 Unit Mulai Dikerjakan
Kontingen Kota Padang menerima piala juara umum Porprov Sumatera Barat 2026 di Stadion Utama Sumbar, Kabupaten Padang Pariaman.
Sah! Padang Juara Umum Porprov Sumbar 2026, Sabet 261 Emas dan 609 Medali