Sumbardaily.com, Tanah Datar – Kabupaten Tanah Datar akan segera menyongsong era baru kebersihan lingkungan melalui peluncuran program "Tanah Datar Bersih" yang dijadwalkan pada 20 Mei 2025. Acara peluncuran yang akan digelar di Lapangan Cindua Mato ini menandai dimulainya gerakan gotong royong massal yang akan diimplementasikan secara serentak di seluruh wilayah kabupaten.
Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam menyukseskan program ini. Dalam keterangannya pada Kamis (15/5/2025), ia mengimbau partisipasi aktif dari berbagai kalangan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
"Kami mengharapkan partisipasi aktif seluruh pihak sangat dibutuhkan demi mewujudkan Tanah Datar yang bersih dan nyaman bagi semua," ungkapEka Putra.
Sebagai langkah persiapan menuju peluncuran program tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar telah mengagendakan kegiatan gotong royong pada tanggal 9 dan 16 Mei 2025. Kegiatan ini melibatkan beragam elemen masyarakat, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai non-ASN, karyawan, dosen, mahasiswa, guru, siswa, hingga masyarakat umum.
Setiap warga diharapkan berpartisipasi dengan melaksanakan gotong royong berkelanjutan di lingkungan kerja dan tempat tinggal masing-masing. Melalui pendekatan kolaboratif ini, Pemkab Tanah Datar berupaya membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Untuk memaksimalkan dampak positif dari gerakan ini, Eka Putra menginstruksikan agar seluruh kegiatan gotong royong didokumentasikan dalam bentuk foto dan video. Dokumentasi tersebut kemudian dipublikasikan melalui berbagai platform media sosial instansi dan lembaga masing-masing dengan menandai akun resmi daerah dan pimpinan daerah.
"Dengan publikasi tersebut diharapkan dapat menumbuhkan semangat dan memperluas dampak positif dari gerakan ini di tengah-tengah masyarakat," jelasnya.
Program "Tanah Datar Bersih" tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kebersihan lingkungan, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kearifan lokal yang telah lama mengakar dalam masyarakat Minangkabau. Menurut Eka Putra, gerakan ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan serta memperkuat budaya gotong royong yang telah menjadi warisan kearifan lokal masyarakat Minangkabau.
Melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat, program "Tanah Datar Bersih" diharapkan dapat menciptakan perubahan signifikan dalam pola hidup masyarakat dan kondisi lingkungan di Kabupaten Tanah Datar. Gerakan gotong royong massal ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan visi kabupaten yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (red)
















