Sumbardaily.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Minangkabau mengeluarkan peringatan dini cuaca terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Sumatera Barat (Sumbar) selama periode 2 hingga 4 April 2026.
Berdasarkan pembaruan terbaru pada Kamis, 2 April 2026 pukul 09.15 WIB, peringatan ini ditujukan sebagai langkah kewaspadaan bagi masyarakat terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi secara merata di berbagai daerah.
Pada 2 April 2026, BMKG menetapkan status waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat di wilayah Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman.
Kemudian Kota Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Sawahlunto, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Sijunjung, dan Dharmasraya serta sekitarnya.
Sementara itu, pada 3 April 2026, potensi hujan dengan intensitas yang sama masih berlanjut dengan status waspada di wilayah Pasaman Barat, Padang Pariaman, Pasaman, dan sekitarnya.
Kemudian pada 4 April 2026, BMKG kembali memperluas wilayah yang berpotensi terdampak hujan sedang hingga lebat.
Daerah yang masuk kategori waspada meliputi Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Bukittinggi, Tanah Datar, Padang Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Kabupaten Solok, Solok, Solok Selatan, Sijunjung, Dharmasraya dan sekitarnya.
BMKG menjelaskan bahwa peringatan dini ini merupakan gambaran nilai akumulasi curah hujan harian tertinggi yang berpotensi terjadi dalam satu wilayah kabupaten atau kota.
Kategori peringatan yang digunakan terdiri dari waspada, siaga, dan awas, dengan warna kuning menunjukkan tingkat waspada sebagaimana yang berlaku dalam periode prakiraan kali ini.
Melalui peringatan ini, masyarakat di Sumbar diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak hujan lebat, terutama di wilayah yang rawan terjadi gangguan akibat cuaca. (*)
















