Sumbardaily.com - Jemaah haji Embarkasi Padang mendapat pengalaman berkesan saat menjalani mabit di Muzdalifah, Arab Saudi. Di tengah padatnya proses perpindahan jemaah menuju Mina, Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, hadir langsung menyapa para jemaah Indonesia yang sedang mengantre bus.
Kehadiran Dahnil di lokasi sontak menarik perhatian jemaah. Sejumlah jemaah terlihat antusias menyambut kedatangan Wakil Menteri Haji dan Umrah tersebut. Tidak sedikit jemaah yang memanfaatkan momen itu untuk berfoto bersama di sela-sela rangkaian ibadah haji yang padat.
Momen tersebut terjadi ketika arus keberangkatan jemaah dari Muzdalifah menuju Mina mulai dipadati antrean bus. Situasi itu membuat petugas harus bekerja ekstra agar mobilisasi jutaan jemaah tetap berjalan aman dan tertib.
Melihat kondisi antrean yang semakin ramai, Dahnil memilih turun langsung untuk memberikan imbauan kepada jemaah. Ia meminta seluruh jemaah tetap tenang dan tidak terpancing kepanikan selama proses pemberangkatan berlangsung.
“Tenang ya Bapak/Ibu jemaah haji. Tidak ada yang akan tertinggal, semuanya pasti berangkat. Karena itu jaga ketertiban dan tunjukkan jemaah haji Indonesia bisa tertib dan bisa diatur,” kata Dahnil di hadapan jemaah dicuplik Jumat (29/5/2026)
Selain mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban, Dahnil juga meminta jemaah agar memberikan prioritas kepada kelompok lansia dan jemaah yang membutuhkan bantuan untuk lebih dahulu menaiki bus menuju Mina.
Menurutnya, seluruh armada bus telah dipersiapkan secara bertahap sehingga seluruh jemaah dipastikan tetap akan terangkut menuju lokasi tujuan sesuai jadwal yang telah diatur petugas.
Salah seorang jemaah Embarkasi Padang, Efi Yoskar, mengaku terharu karena mendapat perhatian langsung dari Wakil Menteri Haji dan Umrah di tengah fase puncak ibadah haji.
“Alhamdulillah kami dikunjungi langsung. Bang Wamenhaj menyapa kami, memberi semangat dan mengimbau agar tidak panik serta meningkatkan kesabaran. Karena di sinilah ujian sebenarnya saat menjalankan rangkaian ibadah haji,” ujarnya.
Mabit di Muzdalifah sendiri menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian ibadah haji. Prosesi tersebut dilaksanakan setelah jemaah menyelesaikan wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijjah.
Dalam tahapan itu, jemaah bermalam atau singgah sejenak di kawasan Muzdalifah sebelum melanjutkan perjalanan menuju Mina untuk menjalani rangkaian ibadah berikutnya.
Pada musim haji tahun ini, perpindahan jutaan jemaah dari Arafah menuju Muzdalifah dan Mina kembali menjadi tantangan besar bagi penyelenggara ibadah haji. Kepadatan arus manusia serta antrean transportasi menjadi perhatian utama demi memastikan proses mobilisasi berlangsung aman dan lancar.
Karena itu, kehadiran Dahnil Anzar Simanjuntak di tengah-tengah jemaah dinilai memberi semangat tersendiri bagi para jemaah Indonesia yang sedang menjalani salah satu fase paling berat dalam pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.
Pendekatan persuasif yang dilakukan Wakil Menteri Haji dan Umrah tersebut juga menjadi bentuk upaya menjaga ketenangan jemaah di tengah situasi padat selama proses pemberangkatan menuju Mina berlangsung. (*)
















