Sumbardaily.com - Penguatan karakter dan akhlak peserta didik kembali menjadi perhatian utama Pemerintah Kota Padang Panjang. Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Hendri Arnis saat melantik dua kepala sekolah baru di lingkungan Pemko Padang Panjang, Jumat (29/5/2026), di Ruang Kerja Wali Kota.
Dalam pelantikan tersebut, Yessi Novita resmi dipercaya memimpin SMPN 4 Padang Panjang. Sebelumnya, Yessi menjabat sebagai Wakil Kepala SMPN 4. Sementara itu, Reni Warsita yang sebelumnya bertugas sebagai guru di SDN 7 Padang Panjang Timur kini mendapat amanah sebagai Kepala SDN 3 Padang Panjang Barat.
Pelantikan turut dihadiri Wakil Wali Kota Allex Saputra, Ketua Komisi III DPRD Mahdelmi, Penjabat Sekretaris Daerah Wita Desi Susanti, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nasrul, serta sejumlah pejabat lainnya.
Dalam sambutannya, Hendri menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah besar untuk membentuk generasi muda yang berkualitas.
“Menjadi kepsek bukan hanya tugas tambahan. Ada tanggung jawab besar dalam membina anak-anak dan menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman, disiplin, serta ramah bagi peserta didik,” ujarnya.
Menurut Hendri, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik semata. Kepala sekolah juga memiliki peran sentral dalam membangun karakter, akhlak, dan kedisiplinan siswa sebagai bekal menghadapi masa depan.
“Kita ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak dan karakter yang baik sebagai bekal masa depan mereka,” katanya.
Ia meminta kedua kepala sekolah yang baru dilantik segera beradaptasi dengan lingkungan kerja masing-masing dan memahami tugas yang diemban agar seluruh program pendidikan dapat berjalan secara optimal.
Lebih lanjut, Hendri menegaskan bahwa Pemko Padang Panjang terus berkomitmen memperkuat sektor pendidikan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah penyempurnaan Peraturan Daerah tentang pendidikan sebagai bagian dari penguatan identitas Padang Panjang sebagai kota pendidikan.
Selain itu, ia meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melakukan evaluasi serta monitoring terhadap guru maupun kepala sekolah secara berkala. Menurutnya, pengawasan dan pembinaan tersebut perlu dilakukan minimal setiap enam bulan untuk memastikan kualitas pendidikan terus meningkat.
Di sisi lain, Hendri juga menyoroti pentingnya pembinaan keagamaan bagi generasi muda. Ia berharap masjid yang berada di kawasan Islamic Centre dapat difungsikan sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan kegiatan keagamaan yang mampu membentuk karakter peserta didik.
Pada kesempatan yang sama, Hendri kembali mengingatkan bahwa kebijakan larangan membawa telepon genggam ke lingkungan sekolah masih tetap diberlakukan. Kebijakan tersebut dinilai penting untuk menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif dan mendukung proses pendidikan di sekolah.
“Selamat bekerja kepada yang baru dilantik. Jalankan amanah ini dengan baik dan penuh tanggung jawab. Saya titip anak-anak kita agar tumbuh menjadi generasi yang berakhlak baik dan memiliki masa depan yang baik pula,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Padang Panjang, Mahdelmi, menilai kepala sekolah memiliki posisi yang sangat strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan di masing-masing satuan pendidikan.
“Kepemimpinan kepsek sangat menentukan terciptanya lingkungan belajar yang disiplin, nyaman dan mampu mendorong prestasi siswa. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan baik,” ujarnya.
Pelantikan dua kepala sekolah tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemko Padang Panjang dalam memperkuat kualitas pendidikan, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dalam membangun karakter, akhlak, serta kedisiplinan generasi muda sebagai fondasi masa depan daerah. (*)
















