UBH Siap Hadirkan Prodi Kedokteran Hewan Pertama di Sumbar

UBH Siap Hadirkan Prodi Kedokteran Hewan Pertama di Sumbar

Universitas Bung Hatta (Foto: Dok Sonoda)

Sumbardaily.com, Padang – Universitas Bung Hatta (UBH) mengambil langkah strategis dalam pengembangan pendidikan tinggi dengan merencanakan pembukaan Program Studi (Prodi) Kedokteran Hewan.

Langkah ini ditandai dengan digelarnya audiensi bersama berbagai pemangku kepentingan di Ruang Sidang Rektor Kampus 1 UBH Ulak Karang, Padang, Jumat (20/12/2024).

Rektor UBH, Diana Kartika menyatakan bahwa inisiatif pembukaan prodi baru ini merupakan wujud komitmen universitas dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.

"UBH terus berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa, berupaya menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk dalam bidang pendidikan kedokteran hewan," ujarnya saat membuka acara audiensi tersebut.

Menurut Diana, pembukaan Prodi Kedokteran Hewan merupakan respons strategis terhadap kebutuhan pasar dan upaya menghadirkan program pendidikan yang berkualitas.

UBH menyadari pentingnya membangun sinergi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan rencana ini, mulai dari pemerintah, institusi pendidikan, hingga sektor bisnis dan organisasi terkait.

Koordinator Tim Pembentukan Prodi Baru UBH, Henry Nasution, mengungkapkan bahwa inisiatif ini mendapat dorongan kuat dari Ganefri selaku Ketua Badan Pembina Yayasan Pendidikan Bung Hatta.

"Peluang UBH untuk membuka prodi kedokteran hewan sangat terbuka lebar dan berpotensi besar," jelasnya.

Sebagai langkah konkret, UBH telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) yang diwakili oleh Muhammad Munawwarah.

Kerjasama ini mencakup pengembangan kurikulum pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Audiensi persiapan pendirian prodi ini dihadiri oleh delegasi dari berbagai lembaga strategis, antara lain Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang, Balai Taman Nasional Siberut, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar.

Kemudian Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak Padang Mengatas, Loka Kawasan Konservasi Perairan Nasional Pekanbaru UPT Kawasan Konservasi Pulau Pieh dan Laut Sekitarnya.

Selanjutnya Balai Veteriner Bukittinggi, Yayasan Kalawaet Indonesia (Pusat Owa-Owa), Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Sumbar, Dinas Peternakan Provinsi Sumbar, dan Rumah Sakit Hewan Provinsi Sumbar.

Kehadiran berbagai pemangku kepentingan ini menunjukkan besarnya dukungan terhadap rencana UBH.

Dengan persiapan yang matang dan dukungan dari berbagai pihak, UBH optimis dapat menghadirkan program studi kedokteran hewan yang berkualitas dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta industri. (red)

Baca Juga

Paradoks “Dewan Perdamaian” Gaza
Paradoks “Dewan Perdamaian” Gaza
Transportasi Sumbar Kritis: Selesaikan Tol, Bangun Flyover!
Transportasi Sumbar Kritis: Selesaikan Tol, Bangun Flyover!
Legal tapi Merusak: Membaca Proyek Geothermal dari Perspektif Green Criminology
Legal tapi Merusak: Membaca Proyek Geothermal dari Perspektif Green Criminology
Ini Sosok Diana Kartika, Rektor Universitas Bung Hatta yang Baru
Ini Sosok Diana Kartika, Rektor Universitas Bung Hatta yang Baru
Ini Daftar Rangkaian Event 100 Tahun Jam Gadang di Bukittinggi, Digelar Juni 2026
Ini Daftar Rangkaian Event 100 Tahun Jam Gadang di Bukittinggi, Digelar Juni 2026
Transisi Energi di Sumbar Perlu Libatkan Musyawarah Nagari
Transisi Energi di Sumbar Perlu Libatkan Musyawarah Nagari