Trafik Tol Padang–Sicincin Anjlok Hampir 50 Persen, Ini Penyebabnya

Trafik Tol Padang–Sicincin Anjlok Hampir 50 Persen, Ini Penyebabnya

Gerbang Tol Padang (Foto: Hutama Karya)

Sumbardaily.com, Padang – Arus kendaraan yang melintasi Tol Padang–Sicincin mengalami penurunan signifikan dampak terputusnya konektivitas jalan dari arah Padang menuju Bukittinggi, persisnya di jalur Lembah Anai akibat bencana longsor dan banjir bandang yang saat ini masih dalam proses rekonstruksi dan uji coba.

PT Hutama Karya (Persero) mencatat, hingga Sabtu (20/12/2025), jumlah kendaraan yang melintas di ruas tol tersebut hanya mencapai 1.871 unit atau turun 48,23 persen dibandingkan trafik normal.

Penurunan ini terjadi di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat di berbagai ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) memasuki periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Kondisi tersebut menjadikan Tol Padang–Sicincin sebagai satu-satunya ruas tol yang mengalami kontraksi trafik cukup tajam, sementara mayoritas ruas tol lainnya justru mencatat lonjakan kendaraan.

Hutama Karya menyampaikan bahwa pemantauan trafik dilakukan secara intensif untuk memastikan layanan jalan tol tetap aman, lancar, dan nyaman bagi pengguna selama periode libur akhir tahun, yang dikenal sebagai masa puncak perjalanan masyarakat.

Kontras dengan Lonjakan Trafik di Ruas Tol Lain

Secara kumulatif, total trafik harian pada ruas Jalan Tol Trans Sumatera yang telah beroperasi tercatat mencapai 132.863 kendaraan hingga 20 Desember 2025. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 37,69 persen dibandingkan trafik normal, seiring meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat selama libur Nataru.

Di Sumatera Selatan, kendaraan yang melintasi Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung (Terpeka) tercatat sebanyak 17.172 unit atau meningkat 27,45 persen dari kondisi normal. Sementara itu, Tol Palembang–Prabumulih (Palindra dan Indraprabu) mencatat 17.344 kendaraan atau naik 29,11 persen dibandingkan trafik normal.

Tol Bengkulu–Taba Penanjung (Bengtaba) juga mengalami peningkatan dengan total 2.392 kendaraan atau bertambah 10,64 persen. Lonjakan paling tinggi tercatat di Tol Betung–Tempino–Jambi Seksi 3 dan Seksi 4 (Bayung Lencir–Tempino–Ness), yang dilalui 9.473 kendaraan atau melonjak 86,59 persen dari trafik normal.

Trafik di Riau, Sumatera Utara, dan AcehDi Provinsi Riau, arus kendaraan di Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar mencapai 7.716 unit atau meningkat 26,87 persen. Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) bahkan mencatat trafik tertinggi dengan 18.636 kendaraan atau naik 20,26 persen dibandingkan kondisi normal.

Sementara itu, di Sumatera Utara, Tol Indrapura–Kisaran dilintasi 11.602 kendaraan atau lebih tinggi 21,17 persen dari trafik normal. Tol Binjai–Pangkalan Brandan juga mengalami lonjakan signifikan dengan 13.273 kendaraan atau meningkat 38,77 persen.

Di Aceh, Tol Sigli–Banda Aceh (Sibanceh) Seksi Seulimeum–Baitussalam mencatat 5.482 kendaraan atau meningkat 65,47 persen dibandingkan trafik normal, mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat di wilayah tersebut selama libur Nataru.

Ruas Tol Fungsional Ikut Menyumbang Pergerakan Kendaraan

Selain ruas tol yang telah beroperasi penuh, Hutama Karya juga mencatat trafik pada ruas tol yang difungsionalkan selama periode Nataru 2025/2026. Tol Palembang–Betung Seksi 2 (Musi Landas–Pulau Rimau), yang mulai dioperasikan secara fungsional sejak 20 Desember 2025, mencatat sebanyak 2.730 kendaraan.

Adapun Tol Sigli–Banda Aceh (Sibanceh) Seksi 1 Padang Tiji–Seulimeum, yang difungsionalkan sejak 7 Desember 2025, dilintasi 1.893 kendaraan hingga periode pemantauan.

Komitmen Layanan dan Imbauan kepada Pengguna Jalan

Hutama Karya menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas di Jalan Tol Trans Sumatera selama libur Nataru. Kesiapan petugas lapangan, sarana pendukung, serta koordinasi lintas sektor terus diperkuat guna memberikan pelayanan optimal bagi pengguna jalan.

Pengguna jalan tol diimbau untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, memastikan pengemudi dalam kondisi prima, serta beristirahat di rest area terdekat apabila merasa lelah atau mengantuk. (red)

Baca Juga

BMKG Ungkap Dampak El Nino 2026, Risiko Karhutla Meluas hingga Sumatera dan Kalimantan
BMKG Ungkap Dampak El Nino 2026, Risiko Karhutla Meluas hingga Sumatera dan Kalimantan
MK Putuskan Anggaran Pendidikan 20 Persen APBN Tak Boleh Dipakai untuk Program MBG
MK Putuskan Anggaran Pendidikan 20 Persen APBN Tak Boleh Dipakai untuk Program MBG
Rekayasa Lalu Lintas Padang Pada Saat HJK ke-357, Ini Daftar Jalan yang Ditutup
Rekayasa Lalu Lintas Padang Pada Saat HJK ke-357, Ini Daftar Jalan yang Ditutup
Program MBG Jadi Sorotan di Sidang MK, Ahli Sebut Daerah Terancam Kehilangan Anggaran
Program MBG Jadi Sorotan di Sidang MK, Ahli Sebut Daerah Terancam Kehilangan Anggaran
Pemindahan Akses Keluar Pintu Tol Pekanbaru Dimulai 30 Juli 2026, Hutama Karya Imbau Pengguna Ikuti Rambu
Pemindahan Akses Keluar Pintu Tol Pekanbaru Dimulai 30 Juli 2026, Hutama Karya Imbau Pengguna Ikuti Rambu
Hutama Karya Kantongi Sertifikat Persetujuan Laik Fungsi Struktur Jembatan Musi V Tol Palembang–Betung
Hutama Karya Kantongi Sertifikat Persetujuan Laik Fungsi Struktur Jembatan Musi V Tol Palembang–Betung