Sumbardaily.com, Padang – Ruas Jalan Tol Padang-Sicincin di Sumatera Barat (Sumbar) resmi mulai beroperasi untuk umum sejak Rabu (28/5/2025) pukul 07.00 WIB. Akses transportasi strategis ini dibuka tanpa pungutan tarif untuk seluruh pengguna dan melayani perjalanan sepanjang 24 jam nonstop, khususnya bagi masyarakat yang melakukan mobilitas menuju kawasan Bukittinggi.
Momentum pembukaan ruas tol tersebut memberikan kemudahan signifikan bagi para pengguna jalan, terutama menghadapi periode libur panjang akhir pekan yang berlangsung mulai 29 Mei sampai 1 Juni 2025.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Padang Pariaman, Iptu Rudi Chandra, memberikan konfirmasi terkait beroperasinya fasilitas jalan tol ini. Pihaknya memantau kondisi lalu lintas di area gerbang Tol Padang-Sicincin pada jam-jam awal pembukaan dalam kondisi tertib, tidak mengalami kemacetan, dan dapat dikendalikan dengan baik.
"Akses masuk Tol Padang-Sicincin telah dibuka mulai pukul 07.00 WIB pada pagi ini," ungkap Iptu Rudi Chandra saat memberikan keterangan.
Namun demikian, ia mencatat bahwa intensitas kendaraan yang melintas pada hari perdana pembukaan masih tergolong sepi. Kondisi ini diduga karena waktu pembukaan bertepatan dengan jam aktivitas kerja masyarakat.
"Lonjakan jumlah kendaraan diprediksi mulai terlihat pada Kamis, 29 Mei 2025, bersamaan dengan dimulainya masa libur panjang akhir pekan," papar Rudi Chandra menjelaskan antisipasi peningkatan volume lalin.
Guna menjamin kelancaran serta keselamatan arus kendaraan di sepanjang koridor tol, Satlantas Polres Padang Pariaman telah mendistribusikan anggota di lokasi-lokasi vital. Sebanyak dua personel ditempatkan di gerbang masuk Tol Padang, sedangkan dua anggota lainnya bersiaga di pintu keluar tol.
"Tol Padang-Sicincin mulai beroperasi hari ini Rabu, 28 Mei pukul 07.00 WIB hingga seterusnya. Operasional tol ini berlangsung 24 jam," pungkas Rudi Chandra.
Ia juga menerangkan bahwa infrastruktur jalan tol dapat dimanfaatkan oleh beragam kategori kendaraan. "Klasifikasi kendaraan yang diizinkan memasuki tol adalah golongan I, II, dan III. Dengan demikian, kendaraan truk maupun bus juga dapat mengakses jalur ini," jelasnya, mengacu pada kendaraan pribadi, bus, hingga truk dengan spesifikasi dimensi yang ditetapkan.
Pada kesempatan yang sama, Satlantas Polres Padang Pariaman menyampaikan himbauan kepada seluruh pengendara yang akan memanfaatkan Tol Padang-Sicincin agar konsisten mentaati regulasi lalu lintas yang berlaku.
Di samping itu, beberapa kesiapan krusial juga ditekankan kepada pengguna jalan. Para pengendara diingatkan untuk menyiapkan kartu e-Toll walaupun saat ini belum diberlakukan sistem pembayaran tarif, memverifikasi ketersediaan bahan bakar minyak dalam kondisi memadai atau terisi penuh, menghindari berhenti di area tol kecuali dalam situasi emergency, serta melakukan pengecekan kondisi kendaraan agar prima sebelum memulai perjalanan.
Beroperasinya Tol Padang-Sicincin diproyeksikan mampu memperpendek durasi perjalanan, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan perekonomian di Sumbar. Dengan status bebas tarif dan operasional sepanjang hari, infrastruktur tol ini menjadi opsi strategis baik bagi masyarakat umum maupun para pelaku dunia usaha. (red)
















