Sumbardaily.com – PT Hutama Karya (Persero) memastikan layanan operasional jalan tol di berbagai wilayah Sumatera tetap berjalan normal meski terjadi pemadaman listrik PLN di sejumlah daerah.
Dukungan genset dan sistem daya cadangan menjadi kunci agar transaksi di gerbang tol, layanan lalu lintas, hingga fasilitas pengguna jalan tetap dapat beroperasi tanpa gangguan berarti.
Di tengah kondisi pemadaman listrik yang meluas di Pulau Sumatera, kesiapan infrastruktur jalan tol menjadi perhatian utama masyarakat, terutama pengguna jalan yang melintasi ruas strategis antardaerah.
Hutama Karya menyatakan seluruh ruas tol yang dikelola masih dalam kondisi aman, terkendali, dan tetap memberikan pelayanan optimal.
Pelaksana Tugas Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan perusahaan telah mengambil langkah cepat sejak gangguan pasokan listrik mulai terjadi.
Menurutnya, tim operasional di lapangan langsung mengaktifkan sistem daya cadangan di gerbang tol maupun rest area yang terdampak pemadaman.
Selain itu, Hutama Karya juga memperkuat stok bahan bakar minyak (BBM) untuk genset serta memastikan kesiapan perangkat pendukung transaksi.
“Sejak terjadi gangguan pasokan listrik, tim operasional di lapangan langsung mengaktifkan sistem cadangan daya di gerbang tol maupun rest area yang terdampak. Hingga saat ini, layanan transaksi di gerbang tol tetap berjalan normal, arus lalu lintas terpantau lancar, dan tidak terdapat antrean signifikan akibat kondisi tersebut,” ujar Hamdani, dalam keterangannya Sabtu (24/5/2026).
Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, layanan jalan tol di Regional Sumatra Bagian Selatan tetap berjalan normal. Wilayah ini mencakup Ruas Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka), Palembang–Indralaya (Palindra), Indralaya–Prabumulih (Indraprabu), serta Bengkulu–Taba Penanjung (Bengtaba).
Pada sejumlah titik yang terdampak pemadaman, Hutama Karya telah mengoperasikan genset untuk mendukung layanan transaksi. Salah satunya berada di Gerbang Tol Prabumulih yang dipastikan tetap beroperasi dengan dukungan stok BBM yang mencukupi.
Sementara itu, Gerbang Tol Bengkulu disebut masih mendapatkan suplai listrik PLN sehingga genset berada dalam posisi siaga apabila sewaktu-waktu dibutuhkan. Adapun ruas Terpeka dan Palindra juga dilaporkan tetap aman dengan arus kendaraan yang lancar dan layanan transaksi berjalan normal.
Di Regional Sumatera Bagian Tengah, layanan operasional juga dipastikan tetap terkendali. Kawasan ini mencakup Ruas Pekanbaru–Dumai (Permai), Pekanbaru–Bangkinang–XIII Koto Kampar (Pekbangkopar), serta Tol Padang–Sicincin.
Sejumlah gerbang tol di wilayah tersebut mendapatkan dukungan daya dari genset, termasuk Gerbang Tol Sungai Pinang dan Gerbang Tol Bangkinang.
Sementara itu, beberapa titik lain seperti Gerbang Tol XIII Koto Kampar dan ruas Tol Padang–Sicincin disebut telah kembali memperoleh pasokan listrik dari PLN.
Hutama Karya juga terus memantau ketersediaan bahan bakar genset pada ruas Pekanbaru–Dumai guna memastikan seluruh layanan tetap berjalan optimal selama pemadaman listrik berlangsung.
Kondisi serupa juga terjadi di Regional Sumatra Bagian Utara yang meliputi Ruas Binjai–Langsa (Binsa), Indrapura–Kisaran (Inkis), dan Sigli–Banda Aceh (Sibanceh).
Sejumlah gerbang tol dan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) di kawasan tersebut telah dibekali genset serta stok BBM cadangan untuk menjaga operasional tetap berjalan.
Selain itu, peralatan pendukung transaksi juga dipastikan siap digunakan agar layanan di gerbang tol tetap berjalan normal meskipun suplai listrik PLN terganggu.
Beberapa titik bahkan telah kembali mendapatkan aliran listrik PLN, sedangkan rest area lainnya masih mengandalkan daya cadangan.
Untuk ruas Betung–Tempino–Jambi (Betejam), Hutama Karya menyebut Gerbang Tol Pijoan dan Gerbang Tol Muaro Sebapo masih beroperasi normal karena mendapat pasokan listrik PLN.
Sementara Gerbang Tol Bayung Lencir masih mengalami pemadaman listrik. Namun, layanan transaksi di titik tersebut tetap berjalan dengan dukungan genset utama, genset cadangan, serta stok BBM yang dinilai memadai.
Perusahaan menegaskan seluruh petugas operasional, layanan lalu lintas, dan tim pemeliharaan tetap bersiaga penuh di lapangan selama kondisi pemadaman listrik berlangsung.
Koordinasi juga terus dilakukan dengan berbagai pihak terkait untuk memantau perkembangan suplai listrik PLN di setiap wilayah.
Menurut Hutama Karya, langkah antisipasi tersebut dilakukan demi memastikan pengguna jalan tetap mendapatkan pelayanan yang aman, nyaman, dan lancar selama melintas di jalan tol Trans Sumatera.
“Hutama Karya akan terus memberikan pelayanan terbaik dan memastikan operasional jalan tol tetap terjaga selama kondisi pemadaman berlangsung,” kata Hamdani. (*)
















