Sumbardaily.com, Padang – Komisi IV DPR RI menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pemerintah pusat untuk menambah 25.000 unit gudang Bulog di seluruh Indonesia, termasuk di Sumatera Barat (Sumbar). Langkah ini dinilai strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi, saat melakukan kunjungan kerja bersama jajaran Komisi IV DPR RI ke Sumbar pada Jumat (20/6/2025). Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Gubernuran Sumbar, Kota Padang.
Putri Presiden Kedua Republik Indonesia yang akrab disapa Titiek Soeharto itu menegaskan bahwa penambahan gudang Bulog merupakan upaya penting untuk menjaga kestabilan harga pangan serta memastikan hasil panen petani dapat terserap secara optimal.
"Penambahan gudang Bulog ini sangat krusial untuk menjaga stabilitas harga dan menjamin hasil panen petani dapat terserap dengan baik," ujar Titiek Soeharto kepada wartawan.
Ia juga menyatakan bahwa Sumbar menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian dalam program ini. Menurutnya, penguatan infrastruktur penyimpanan hasil pertanian merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam memperkokoh sektor pangan nasional dari hulu hingga hilir.
Kunjungan kerja ini, kata Titiek, menjadi momen penting untuk mempererat sinergi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, sekaligus menyerap aspirasi dari pemangku kepentingan di tingkat daerah terkait tantangan dan kebutuhan riil di lapangan.
"Kami dari Komisi IV akan terus mendorong agar program-program strategis seperti ini dapat diimplementasikan merata, termasuk di Sumatera Barat," tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy, sejumlah anggota DPRD Sumbar, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para bupati dan wali kota dari berbagai kabupaten/kota di Sumbar.
Penambahan kapasitas gudang Bulog diharapkan tidak hanya mendukung ketahanan stok pangan, tetapi juga memberi jaminan bagi petani lokal bahwa hasil panen mereka tidak akan terbuang sia-sia, terutama di masa panen raya. (red)
















