Sumbardaily.com - Warga menemukan sesosok mayat di Sungai Bangek, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) Minggu (30/8/2026) sore. Korban yang hingga proses evakuasi selesai belum teridentifikasi itu kemudian dievakuasi oleh Tim SAR gabungan dan dibawa ke RS Bhayangkara.
Informasi mengenai penemuan mayat tersebut diterima Kantor SAR Padang dari Polsek Koto Tangah pada pukul 15.01 WIB. Laporan disampaikan oleh Ipda Ridwan dari Polsek Koto Tangah.
Kepala Kantor SAR Padang sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC) Padang, Abdul Malik mengatakan, penemuan mayat pertama kali diketahui warga sekitar pukul 14.30 WIB. Warga kemudian melaporkan temuan tersebut kepada Polsek Koto Tangah.
"Setelah menerima laporan, Polsek Koto Tangah menghubungi Kantor SAR Padang untuk meminta bantuan dalam proses evakuasi," ucapnya.
Merespons laporan itu, enam personel tim rescue Kantor SAR Padang yang dipimpin Riko Likardo diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 15.15 WIB.
Lokasi penemuan mayat berada pada perkiraan koordinat 0°47'28.89"S - 100°22'16.78"T. Dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, lokasi tersebut berjarak sekitar 4,56 kilometer berdasarkan garis lurus.
Tim rescue kemudian tiba di posko pada pukul 15.52 WIB. Setibanya di sana, personel berkoordinasi dengan unsur-unsur SAR lainnya yang telah terlibat dalam penanganan kejadian.
Setelah koordinasi dilakukan, Tim SAR gabungan melanjutkan perjalanan melalui jalur darat menuju titik penemuan mayat. Perjalanan tersebut dilakukan untuk mencapai lokasi yang menjadi titik ditemukannya korban.
"Sekitar pukul 16.20 WIB, tim akhirnya sampai di lokasi penemuan. Sesampainya di titik tersebut, petugas langsung melakukan proses evakuasi terhadap mayat untuk dibawa menuju posko," katanya.
Proses evakuasi kemudian berlanjut hingga petugas dan korban tiba di posko pada pukul 18.00 WIB. Setelah sampai di posko, mayat dibawa ke RS Bhayangkara menggunakan ambulans.
Hingga proses evakuasi dilakukan, identitas korban masih belum diketahui. Data korban dalam laporan Kantor SAR Padang tercatat belum teridentifikasi.
Penanganan penemuan mayat tersebut melibatkan sejumlah unsur. Selain enam personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, terdapat satu personel TNI, 20 personel Polri, delapan personel BPBD Kota Padang, lima personel PMI, serta satu personel Ambulance Rumah Zakat.
Masyarakat juga turut terlibat dalam proses penanganan dengan jumlah sekitar 40 orang. Dengan demikian, proses evakuasi di lokasi melibatkan unsur petugas dan masyarakat dalam jumlah cukup besar.
Dalam pelaksanaan operasi, tim menggunakan sejumlah peralatan untuk mendukung proses pencarian dan evakuasi. Peralatan tersebut terdiri atas rescue car, peralatan mountenering, peralatan medis, peralatan komunikasi, serta peralatan SAR lainnya.
Setelah mayat berhasil dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara, pada pukul 18.10 WIB dilakukan debriefing untuk mengakhiri operasi pencarian. (*)
















