Tiga Anak Terseret Ombak dan Tenggelam di Padang, BPBD: Pentingnya Pengawasan Orang Tua di Area Perairan

Tiga Anak Terseret Ombak dan Tenggelam di Padang, BPBD: Pentingnya Pengawasan Orang Tua di Area Perairan

Warga dan petugas menyelamatkan seorang anak yang tenggelam di Bendungan Lubuk Rayo Padang. (Dok. Istimewa)

Sumbardaily.com, Padang - Peristiwa wisatawan terseret ombak kembali terjadi di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada Rabu (2/4/2025).

Dua kejadian berbeda di lokasi terpisah melibatkan tiga anak yang tenggelam, dengan dua anak berhasil diselamatkan di Pantai Air Manis dan seorang anak lainnya berhasil selamat di lokasi Bendungan Lubuk Rayo.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, insiden pertama terjadi di Pantai Air Manis yang melibatkan dua anak laki-laki asal Muaro Paneh, Kabupaten Solok.

"Dua anak sempat terseret ombak di Pantai Air Manis. Alhamdulillah keduanya bisa diselamatkan," kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton.

Kedua korban tersebut adalah Muhammad Daffa dan Muhammad Fathan, keduanya berusia 9 tahun. Mereka merupakan pelajar yang berasal dari Muaro Paneh, Kabupaten Solok.

Sementara di lokasi berbeda, tepatnya di Bendungan Lubuk Rayo, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, terjadi pula insiden serupa sekitar pukul 12.00 WIB pada hari yang sama.

Korban bernama Rahul Novandri (11), siswa kelas 5 MIN 1 yang beralamat di Komplek Wisma Indah Lestari Blok D nomor 4, Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Rahul adalah putra dari pasangan Liana (37) dan Andri (49), warga setempat.

Kronologi kejadian bermula ketika Rahul bersama empat orang temannya pergi bermain air tanpa izin dari orang tuanya.

Mereka menumpang kendaraan yang melintas menuju Bendungan Lubuk Rayo. Setibanya di lokasi, mereka langsung terjun ke dalam air bendungan.

Nahas, Rahul yang tidak bisa berenang akhirnya tenggelam. Melihat kejadian tersebut, teman-temannya berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Berkat respons cepat warga, Rahul berhasil ditemukan dan segera dilarikan ke Puskesmas Air Dingin untuk mendapatkan penanganan medis.

"Setelah dilakukan tindakan medis, korban dapat diselamatkan dan pihak medis memperbolehkan pulang," kata Hendri.

Peristiwa ini, kata Hendri, mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap anak-anak yang bermain di area perairan, terutama bagi mereka yang belum mahir berenang.

"BPBD Kota Padang terus mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk selalu waspada terhadap kondisi alam seperti ombak dan arus air yang dapat membahayakan keselamatan," katanya.

Kejadian ini juga menjadi peringatan bagi orangtua untuk selalu mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama saat bermain di lokasi berbahaya seperti pantai dan bendungan.

"Kemampuan berenang yang memadai dan penggunaan pelampung saat berada di perairan juga sangat dianjurkan untuk mengurangi risiko tenggelam," imbuhnya. (red)

Baca Juga

Fadly Amran dan Andre Rosiade menghadiri Penanaman Perdana Festival Tanam Hulu di kawasan Guo, Kuranji, Padang.
Fadly Amran dan Andre Rosiade Siapkan 60 Ribu Pohon untuk Pulihkan Hulu DAS Batang Kuranji Padang
BMKG dan Badan Geologi Diusulkan Gabung, DPR Ungkap Kesamaan Tugas dan Alat
BMKG dan Badan Geologi Diusulkan Gabung, DPR Ungkap Kesamaan Tugas dan Alat
Kecelakaan Beruntun di Tol Palembang-Indralaya, Hutama Karya Tegaskan Bukan karena Karhutla
Kecelakaan Beruntun di Tol Palembang-Indralaya, Hutama Karya Tegaskan Bukan karena Karhutla
Penataan Anak Usaha BUMN, HKA dan TBKA Teken Perjanjian Penggabungan Bersyarat
Penataan Anak Usaha BUMN, HKA dan TBKA Teken Perjanjian Penggabungan Bersyarat
Sejak Juli 2026 Terapkan Keuangan Syariah, Pemko Padang Kini Fokus Bangun Kesadaran ASN
Sejak Juli 2026 Terapkan Keuangan Syariah, Pemko Padang Kini Fokus Bangun Kesadaran ASN
Menolak Narasi Kolonial, Jeffrey Hadler dan Rahasia Ketahanan Adat Minangkabau
Menolak Narasi Kolonial, Jeffrey Hadler dan Rahasia Ketahanan Adat Minangkabau