Sumbardaily.com, Padang – Manajemen Semen Padang FC secara resmi telah mengajukan proses verifikasi enam pemain asing ke Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) sebagai bagian dari persiapan menghadapi sisa musim kompetisi BRI Super League 2025/2026.
Dari enam nama yang diverifikasi, dua di antaranya menyita perhatian publik sepak bola nasional, yakni Guillermo Fernandez dan Kazaki Nakagawa. Kedua pemain tersebut sebelumnya telah ramai dirumorkan bakal merapat ke Klub berjuluk Kabau Sirah itu untuk membantu tim keluar dari tekanan persaingan di papan bawah klasemen.
Langkah verifikasi ini menegaskan keseriusan manajemen Semen Padang FC dalam memperkuat komposisi tim, terutama setelah performa Kabau Sirah di paruh pertama musim membuat mereka harus berjuang keras di zona degradasi BRI Super League 2025/2026.
Guillermo Fernandez merupakan pemain asing yang memiliki pengalaman cukup panjang di level kompetisi internasional. Ia tercatat pernah bermain di Liga India bersama NorthEast United FC, klub yang berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola negara tersebut. Selama membela NorthEast United FC, Guillermo menunjukkan kontribusi ofensif yang cukup menonjol.
Dari total 27 pertandingan yang dijalaninya bersama klub tersebut, Guillermo berhasil mencatatkan 11 gol dan 3 assist. Statistik itu menunjukkan kapasitasnya sebagai penyerang yang mampu memberikan kontribusi langsung terhadap produktivitas tim di lini depan.
Tak hanya berpengalaman di Asia Selatan, Guillermo Fernandez juga memiliki rekam jejak bermain di kompetisi elite Eropa. Ia diketahui pernah memperkuat klub-klub yang berlaga di La Liga Spanyol, di antaranya Athletic Bilbao dan Elche CF. Pengalaman tersebut menjadi nilai tambah yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan Semen Padang FC di paruh musim kedua.
Sementara itu, Kazaki Nakagawa merupakan pemain asal Jepang berusia 30 tahun yang saat ini masih tercatat sebagai penggawa Fujieda MYFC, klub peserta J2 League Jepang. Kazaki dikenal sebagai gelandang serang dengan karakter ofensif yang kuat serta kemampuan membangun serangan dari lini tengah.
Pemain dengan tinggi badan 1,75 meter ini memiliki nilai pasar yang diperkirakan mencapai Rp 3,48 miliar. Selain itu, Kazaki disebut akan memasuki status bebas agen pada 1 Februari 2026, kondisi yang memungkinkan klub peminat merekrutnya tanpa harus mengeluarkan biaya transfer.
Sepanjang karier profesionalnya di Jepang, Kazaki Nakagawa telah membela sejumlah klub, antara lain FC Ryukyu, Kyoto Sanga, Yokohama F. Marinos, hingga Fujieda MYFC. Dari seluruh perjalanan tersebut, ia telah mencatatkan total 179 penampilan di berbagai ajang resmi.
Kontribusi Kazaki juga tercermin dari catatan produktivitasnya. Ia membukukan 46 gol dan 23 assist di berbagai kompetisi domestik Jepang, termasuk J3 League dan J2 League, yang menegaskan perannya sebagai gelandang dengan naluri menyerang yang konsisten.
Selain Guillermo Fernandez dan Kazaki Nakagawa, Semen Padang FC juga memverifikasi empat pemain asing lainnya yang sebelumnya telah resmi menandatangani kontrak. Keempat pemain tersebut adalah Jaime Giraldo, Boubakary Diarra, Kianz Froese, dan Ravy Tsouka.
Komisaris Semen Padang FC, Braditi Moulevey, membenarkan bahwa proses verifikasi enam pemain asing tersebut telah diajukan dan dinyatakan lolos oleh PSSI.
“Verifikasi sudah lolos,” ujar Braditi Moulevey kepada Sumbar Daily, Sabtu (10/1/2026).
Ia menambahkan, manajemen klub saat ini tinggal menunggu pembukaan pendaftaran oleh ILeague untuk selanjutnya mendaftarkan keenam pemain asing tersebut secara resmi.
“Tinggal menunggu pembukaan pendaftaran,” kata Braditi.
Apabila proses pendaftaran telah dibuka dan seluruh administrasi rampung, keenam pemain asing itu bisa dipastikan akan memperkuat Semen Padang FC pada paruh kedua kompetisi BRI Super League 2025/2026, sekaligus menjadi harapan baru bagi Kabau Sirah dalam upaya memperbaiki posisi di klasemen. (pooke)
















