Satu Rumah Satu Hafiz, Musala Rumah Dinas Wali Kota Padang Panjang Jadi Rumah Tahfiz

Satu Rumah Satu Hafiz, Musala Rumah Dinas Wali Kota Padang Panjang Jadi Rumah Tahfiz

Sejumlah remaja menghafal Al-Qur'an di Musala Rumah Dinas Wali Kota Padang Panjang. (Foto: Kominfo Padang Panjang)

Sumbardaily.com, Padang Panjang – Musala yang berada di kompleks rumah dinas Wali Kota Padang Panjang kini berubah fungsi menjadi pusat pembelajaran Al-Qur’an. Dari tempat ibadah sehari-hari, bangunan itu kini difungsikan sebagai Rumah Tahfiz dalam rangka mendukung program Satu Rumah Satu Hafiz yang digagas Wali Kota Hendri Arnis.

Program yang baru berjalan beberapa hari itu mendapat respons antusias masyarakat. Hingga Jumat (22/8/2025), tepat di hari ketiga pelaksanaan, puluhan peserta dari berbagai kalangan—anak-anak hingga orang dewasa—ikut serta dalam kegiatan yang berlangsung setiap Senin hingga Jumat, pukul 17.00–20.00 WIB.

Hendri Arnis menyampaikan rasa syukur atas sambutan positif warga terhadap gagasan tersebut. Ia menyebut musala rumah dinas yang sebelumnya hanya digunakan untuk salat kini menghadirkan fungsi baru, yakni sebagai wadah memperdalam ilmu agama sekaligus tempat menghafal Al-Qur’an.

“Alhamdulillah, masyarakat menyambut baik. Saya berterima kasih kepada adik-adik dan warga yang telah bergabung dalam pembelajaran di Rumah Tahfiz Pendopo Rumah Dinas. Semoga mereka bisa konsisten hingga benar-benar menjadi hafiz dan hafizah,” ujarnya.

Menurut Hendri, kegiatan ini sepenuhnya gratis dan terbuka untuk siapa saja. Ia bahkan mendorong orang tua di Padang Panjang agar mengirimkan anak-anak mereka mengikuti pembelajaran menghafal Al-Qur’an.

Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari Wakil Wali Kota, Allex Saputra. Dalam kunjungannya ke musala, ia menyebut langkah itu sebagai wujud komitmen pemerintah kota dalam mencetak generasi Qur’ani.

“Musala yang dulu jarang digunakan, kini hidup kembali sebagai rumah tahfiz. Ini membuktikan komitmen Pak Wali untuk hadir di tengah masyarakat sekaligus menyalakan kembali semangat melahirkan hafiz dan hafizah di Padang Panjang,” kata Allex.

Salah seorang guru tahfiz yang turut mengajar juga memberikan apresiasi. Ia menilai langkah Pemerintah Kota tidak hanya bermanfaat bagi pembinaan keagamaan, tetapi juga menjadi amal jariyah bagi pimpinan daerah.

“Terima kasih kepada Pak Wali dan Pak Wawako yang telah menghidupkan program ini. Insyaallah, ini akan menambah semangat warga untuk mendalami Al-Qur’an sekaligus menjadi pahala berkelanjutan,” katanya.

Dengan hadirnya program Satu Rumah Satu Hafiz, masyarakat berharap semakin banyak lahir generasi penghafal Al-Qur’an dari Kota Padang Panjang. (red)

Baca Juga

Kagumi Sumbar Sebagai Lumbung Tokoh Bangsa, Menag RI Sambangi Tanah Datar
Kagumi Sumbar Sebagai Lumbung Tokoh Bangsa, Menag RI Sambangi Tanah Datar
Cara Membuat Kartu Kuning AK-1 di Solok Selatan, Gratis dan Bisa Daftar Online
Cara Membuat Kartu Kuning AK-1 di Solok Selatan, Gratis dan Bisa Daftar Online
Banjir Rendam 70 Rumah di Sungai Batang Agam, Ratusan Warga Tanjung Raya Mengungsi
Banjir Rendam 70 Rumah di Sungai Batang Agam, Ratusan Warga Tanjung Raya Mengungsi
Pekerjaan perbaikan trotoar ramah pejalan kaki di Jalan Haji Agus Salim, Kota Padang, sebagai bagian dari program Padang Rancak.
Trotoar Ramah Pejalan Kaki Dibangun di Jalan Protokol, Pemko Padang Kejar Target Jelang Hari Jadi Kota
Musnag KAN Lubuk Sikarah Gelar Pemilihan Ketua Baru, Fokus Perkuat Peran Adat di Kota Solok
Musnag KAN Lubuk Sikarah Gelar Pemilihan Ketua Baru, Fokus Perkuat Peran Adat di Kota Solok
Goro Bersihkan Pasar Pusat, Kolaborasi Warga dan Pemko Padang Panjang Perkuat Budaya Peduli Lingkungan
Goro Bersihkan Pasar Pusat, Kolaborasi Warga dan Pemko Padang Panjang Perkuat Budaya Peduli Lingkungan