Sapi Kurban Prabowo Bernama Marlboro Jadi Sorotan di Sumbar, Bobotnya Capai 1,1 Ton

Sapi Kurban Prabowo Bernama Marlboro Jadi Sorotan di Sumbar, Bobotnya Capai 1,1 Ton

Salah satu sapi kurban Presiden Prabowo Subianto untuk Sumbar. (Foto: Istimewa)

Sumbardaily.com - Sapi kurban Presiden Prabowo Subianto bernama “Marlboro” menjadi sorotan publik di Sumatera Barat (Sumbar) saat momentum Idul Adha 2026. Sapi jenis Simental dengan bobot mencapai 1,1 ton itu masuk dalam jajaran sapi kurban jumbo yang disalurkan Presiden Prabowo ke berbagai daerah di Sumbar.

Kehadiran sapi berbobot fantastis tersebut semakin menarik perhatian masyarakat karena menjadi bagian dari sejarah baru pengadaan sapi kurban presiden di Sumbar. Dalam beberapa tahun terakhir, tren sapi kurban dengan bobot besar terus meningkat dan melibatkan lebih banyak peternak lokal dari berbagai daerah.

Marlboro menjadi salah satu sapi berbobot jumbo yang disalurkan pada Idul Adha 2026. Selain Marlboro, Kota Padang juga menerima sapi jenis Belgian Blue dengan bobot serupa, yakni 1,1 ton.

Tradisi sapi kurban presiden di Sumbar sendiri mencatat perkembangan signifikan pada era Prabowo. Jika sebelumnya distribusi hewan kurban lebih terpusat untuk tingkat provinsi, kini penyaluran dilakukan lebih luas hingga menjangkau kabupaten dan kota di Sumbar.

Perubahan pola distribusi tersebut dinilai berdampak langsung terhadap perkembangan peternakan lokal. Para peternak mulai terdorong menghasilkan sapi dengan kualitas unggul dan bobot ekstrem karena peluang distribusi sapi kurban presiden semakin terbuka.

Selain Marlboro, pada periode Prabowo juga muncul sejumlah sapi jumbo lainnya. Pada tahun 2025, seekor sapi jenis Simental berbobot 1,1 ton disalurkan ke Kabupaten Tanah Datar.

Kemudian pada Idul Adha 2026, rekor baru tercipta melalui sapi jenis Brangus berbobot 1,27 ton milik peternak asal Kabupaten Agam. Sapi tersebut menjadi sapi kurban presiden terberat sepanjang sejarah pengadaan kurban kepresidenan di Sumbar.

Capaian tersebut sekaligus melampaui rekor tertinggi pada era Joko Widodo selama dua periode kepemimpinan 2014–2024. Sebelumnya, bobot tertinggi sapi kurban presiden di Sumbar berada pada angka 1,2 ton.

Rekor 1,2 ton pertama kali tercatat pada tahun 2016 melalui sapi jenis Limosin asal Kabupaten Limapuluh Kota. Kemudian pada tahun 2021, sapi jenis Simental asal Kabupaten Agam kembali menyamai capaian tersebut.

Pada tahun 2023, sapi jenis Limosin Cross dari Kota Padang Panjang juga mencatat bobot yang sama, yakni 1,2 ton. Namun, rekor itu kini resmi terlampaui pada era Prabowo.

Perbandingan data tersebut menunjukkan bagaimana perubahan sistem distribusi kurban ikut membuka peluang bagi peternak lokal untuk menghasilkan sapi berbobot sangat besar di berbagai daerah di Sumbar.

Fenomena sapi kurban jumbo seperti Marlboro juga memperlihatkan perkembangan kualitas peternakan di Sumbar yang semakin kompetitif dan mampu menghasilkan ternak unggulan dengan standar tinggi. (*)

Baca Juga

Pemkab Solok Selatan Siapkan 47 Sapi dan 3 Kambing Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga
Pemkab Solok Selatan Siapkan 47 Sapi dan 3 Kambing Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga
Jelang Idul Adha 2026, Persiapan Salat Id dan Kurban di Solok Selatan Dimatangkan
Jelang Idul Adha 2026, Persiapan Salat Id dan Kurban di Solok Selatan Dimatangkan
Sumbar Dinilai Punya Modal Kuat Jadi Pusat Ekonomi Syariah Nasional
Sumbar Dinilai Punya Modal Kuat Jadi Pusat Ekonomi Syariah Nasional
Lima Jemaah Haji Embarkasi Padang Wafat di Tanah Suci, Terbaru Asal Sawahlunto
Lima Jemaah Haji Embarkasi Padang Wafat di Tanah Suci, Terbaru Asal Sawahlunto
Pencurian Ternak Meningkat Jelang Idul Adha, Masyarakat Diminta Waspada
Pencurian Ternak Meningkat Jelang Idul Adha, Masyarakat Diminta Waspada
Sambut Ekspor CPO Satu Pintu, Samade Sumbar: Saatnya Petani Sawit Berdaulat
Sambut Ekspor CPO Satu Pintu, Samade Sumbar: Saatnya Petani Sawit Berdaulat