Sumbardaily.com, Tanah Datar - Sebanyak 24 Keluarga Keluarga (KK) atau sekitar 68 jiwa warga Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) yang tinggal di radius 4,2 kilometer dari Gunung Marapi telah mengungsi.
Hal itu disampaikan Camat X Koto
Mukhlis saat penyerahan bantuan tanggap darurat kepada pengungsi terdampak erupsi Gunung Marapi di Jorong Koto, Nagari Koto Baru, Kecamatan X Koto.
Bantuan diserahkan Kepala Dinas Sosial dan PPPA Tanah Datar Afrizon di lokasi pengungsian di Musholla Al-Ikhlas X Koto, Kamis (11/1/2023).
Dia menjelaskan 24 keluarga tersebut telah mengungsi sejak Rabu sore (10/1/2024) di Musholla Al-Ikhlas X Koto.
“Akibat erupsi yang terjadi sore kemarin terjadi dentuman yang membuat kaget masyarakat di lereng marapi ini, lokasi (rumah) tersebut sudah tidak nyaman, masyarakat inisiatif untuk mengungsi, masyarakat kemarin sore sudah melakukan aktivitas di sini,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Mukhlis juga mengingatkan masyarakat untuk tetap melakukan aktivitas seperti biasa namun harus tetap waspada.
“Kami silahkan, lakukan aktivitas sebagaimana biasa, tapi tetap waspada dan turuti imbauan dari pemerintah nagari. Radius di sini masuk yang cukup jauh,” ujar Mukhlis.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial dan PPPA Tanah Datar Afrizon menyampaikan, bantuan tanggap bencana yang diserahkan berupa bahan pokok seperti beras, minyak, telur, mie dan sebagainya.
“Selanjutnya kita akan menyiapkan dapur umum yang nanti bahan-bahannya dari pemerintah,” sebut Afrizon. (*/red)
















