PSG Taklukkan Arsenal 4-3 di Adu Penalti, Raih Gelar Liga Champions Kedua Beruntun

PSG Taklukkan Arsenal 4-3 di Adu Penalti, Raih Gelar Liga Champions Kedua Beruntun

PSG sukses menjuarai Liga Champions 2025/2026 setelah mengalahkan Arsenal lewat adu penalti 4-3 usai bermain imbang 1-1 selama 120 menit. (Foto: Instagram PSG)

Sumbardaily.com - Paris Saint-Germain (PSG) kembali menegaskan statusnya sebagai kekuatan baru sepak bola Eropa setelah berhasil mempertahankan gelar Liga Champions 2025/2026. Klub asal Prancis tersebut mengalahkan Arsenal melalui drama adu penalti dengan skor 4-3 setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga 120 menit pada partai final yang berlangsung di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Sabtu (30/5/2026).

Laga puncak Liga Champions 2025/2026 berlangsung sengit sejak menit awal. Arsenal sempat berada di atas angin berkat gol cepat Kai Havertz, namun PSG menunjukkan mental juara dengan bangkit melalui gol penalti Ousmane Dembele sebelum akhirnya memastikan kemenangan lewat babak tos-tosan yang menegangkan.

Keberhasilan ini menjadi gelar Liga Champions kedua secara beruntun bagi PSG setelah juga menjadi juara pada musim sebelumnya. Capaian tersebut membuat PSG mengikuti jejak Real Madrid sebagai tim yang mampu memenangkan kompetisi paling bergengsi di Eropa dalam dua musim berturut-turut.

Arsenal Mengawali Laga dengan Sempurna

Arsenal langsung memberikan kejutan saat pertandingan baru berjalan enam menit. Situasi bermula dari sapuan Marquinhos yang mengenai Leandro Trossard sehingga bola jatuh ke penguasaan Kai Havertz.

Penyerang asal Jerman itu kemudian melakukan penetrasi ke area penalti PSG sebelum melepaskan tembakan keras dari sudut sempit di sisi kiri. Bola meluncur deras tanpa mampu dihentikan kiper Matvey Safonov dan membawa Arsenal unggul 1-0.

Gol cepat tersebut membuat Arsenal lebih nyaman memainkan strategi bertahan. PSG yang berusaha menguasai permainan mengalami kesulitan menembus rapatnya lini belakang The Gunners.

Kesempatan pertama PSG hadir pada menit ke-13. Fabian Ruiz menyambut umpan Desire Doue, tetapi penyelesaian akhirnya masih melebar dari sasaran.

Arsenal kembali mengancam pada menit ke-26 melalui umpan silang Bukayo Saka. Namun, Safonov tampil sigap dengan keluar dari sarangnya untuk menghalau bola sebelum dapat disambar Trossard.

PSG Meningkatkan Intensitas Serangan

Memasuki pertengahan babak pertama, PSG mulai menemukan ritme permainan. Pada menit ke-37, Ousmane Dembele memperoleh peluang dari skema serangan balik cepat. Namun, upayanya berhasil digagalkan Gabriel Magalhaes yang menutup ruang tembak dengan sangat baik.

Enam menit kemudian, PSG kembali memperoleh kesempatan. Umpan silang Nuno Mendes yang sempat dibuang Piero Hincapie menghasilkan bola liar di kotak penalti Arsenal. Fabian Ruiz yang menyambar bola tersebut gagal mengarahkan sundulannya ke gawang.

PSG terus menekan hingga akhir babak pertama. Dembele melepaskan tembakan jarak jauh pada menit ke-45 yang belum menemui sasaran. Desire Doue juga mencoba peruntungannya pada masa injury time, tetapi bola melambung di atas mistar.

Shot on target pertama PSG akhirnya tercipta pada menit kelima tambahan waktu. Ruiz melepaskan tembakan keras, tetapi bola mengarah tepat ke pelukan David Raya. Hingga turun minum, Arsenal tetap mempertahankan keunggulan 1-0.

Penalti Dembele Hidupkan Harapan PSG

Dominasi PSG yang mencapai 76 persen penguasaan bola pada babak pertama berlanjut setelah jeda. Tim asal Paris tersebut terus menekan pertahanan Arsenal demi mencari gol penyama kedudukan.

Peluang sempat hadir pada menit ke-55 ketika Achraf Hakimi mengeksekusi tendangan bebas setelah Desire Doue dilanggar Bukayo Saka. Namun, David Raya masih mampu mengamankan bola.

Momen penting terjadi pada menit ke-62. Khvicha Kvaratskhelia dijatuhkan Cristhian Mosquera saat berusaha menyambut umpan Dembele di dalam kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih setelah mendapatkan konfirmasi dari Video Assistant Referee (VAR).

Ousmane Dembele yang dipercaya sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna. Pemain peraih Ballon d’Or 2025 tersebut mengarahkan bola ke sudut kiri bawah gawang dan mengecoh Raya. PSG pun berhasil menyamakan skor menjadi 1-1 pada menit ke-65.

Gol tersebut membuat PSG semakin percaya diri. Vitinha mencoba mengancam lewat tendangan jarak jauh pada menit ke-73, tetapi bola masih melambung.

Empat menit berselang, PSG hampir berbalik unggul. Serangan cepat yang dibangun Kvaratskhelia berakhir dengan tembakan yang hanya membentur tiang gawang Arsenal.

Di sisi lain, Arsenal merespons dengan melakukan sejumlah pergantian pemain. Jurrien Timber, Viktor Gyokeres, Gabriel Martinelli, dan Noni Madueke dimasukkan untuk menambah energi baru. Namun, perubahan tersebut belum mampu menghasilkan ancaman berarti.

PSG kembali memperoleh peluang emas menjelang akhir waktu normal. Tembakan Vitinha pada menit ke-89 hanya melayang tipis di atas mistar. Bradley Barcola juga gagal memanfaatkan kesempatan pada menit ketujuh injury time setelah sepakannya melebar. Skor 1-1 bertahan hingga 90 menit berakhir.

Extra Time Berlangsung Ketat

Memasuki babak tambahan waktu, kedua tim tampil lebih berhati-hati. Peluang bersih sangat jarang tercipta karena kedua kubu tidak ingin melakukan kesalahan yang berakibat fatal.

Arsenal sempat mengajukan protes penalti pada menit ke-103 ketika Noni Madueke terjatuh setelah bersentuhan dengan Nuno Mendes di area terlarang. Namun, wasit memutuskan tidak ada pelanggaran dalam insiden tersebut.

Menjelang akhir pertandingan, Arsenal nyaris mencuri kemenangan. Pada menit ke-119, Jurrien Timber melepaskan tembakan yang membuat pendukung PSG menahan napas. Beruntung bagi PSG, bola hanya menyentuh jaring samping.

Semenit kemudian, Viktor Gyokeres memperoleh kesempatan emas. Namun, tembakannya berhasil diblok oleh lini pertahanan PSG. Skor 1-1 tidak berubah hingga peluit panjang dibunyikan.

PSG Menangi Drama Adu Penalti

Final Liga Champions 2025/2026 akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti. PSG tampil lebih tenang dalam momen krusial tersebut.

Goncalo Ramos membuka keunggulan PSG setelah sukses menjalankan tugas sebagai penendang pertama. Arsenal membalas melalui Viktor Gyokeres.

Desire Doue kemudian membawa PSG unggul lagi, sementara Eberechi Eze gagal menjalankan tugasnya sehingga PSG berada di posisi menguntungkan.

Meski Nuno Mendes gagal mencetak gol setelah sepakannya mampu ditepis kiper Arsenal, PSG tetap menjaga momentum. Declan Rice sempat menyamakan peluang Arsenal sebelum Achraf Hakimi kembali membawa PSG memimpin.

Gabriel Martinelli berhasil menjaga asa Arsenal setelah mencetak gol. Namun, Lucas Beraldo sukses mencetak gol penentu yang membuat PSG unggul 4-3.

Kesempatan terakhir Arsenal berada di kaki Gabriel Magalhaes. Sayangnya, eksekusi bek Brasil tersebut gagal berbuah gol sehingga PSG memastikan kemenangan 4-3 dalam adu penalti sekaligus mengangkat trofi Liga Champions untuk musim kedua berturut-turut.

Hasil Adu Penalti

  • Goncalo Ramos (PSG) gol
  • Viktor Gyokeres (Arsenal) gol
  • Desire Doue (PSG) gol
  • Eberechi Eze (Arsenal) gagal
  • Nuno Mendes (PSG) ditepis
  • Declan Rice (Arsenal) gol
  • Achraf Hakimi (PSG) gol
  • Gabriel Martinelli (Arsenal) gol
  • Lucas Beraldo (PSG) gol
  • Gabriel Magalhaes (Arsenal) gagal

Susunan Pemain

Paris Saint-Germain: Safonov; Mendes, Pacho, Marquinhos (Zabarnyi 106’), Hakimi; Ruiz (Zaire-Emery 95’), Vitinha (Beraldo 106’), Neves; Kvaratskhelia (Barcola 83’), Dembele (Ramos 90+5’), Doue.

Arsenal: Raya; Hincapie, Gabriel, Saliba, Mosquera (Timber 66’); Lewis-Skelly (Zubimendi 91’), Rice; Trossard (Martinelli 83’), Odegaard (Gyokeres 66’), Saka (Madueke 83’); Havertz (Eze 91’). (*)

Baca Juga

Turnamen Aia Malanca Cup I Sukses Digelar, Sepak Bola Satukan Masyarakat Pasaman
Turnamen Aia Malanca Cup I Sukses Digelar, Sepak Bola Satukan Masyarakat Pasaman
Sejarah Baru PSG Juara Liga Champions 2024/2025 Usai Bantai Inter Milan 5-0
Sejarah Baru PSG Juara Liga Champions 2024/2025 Usai Bantai Inter Milan 5-0
Liga 4 Nasional: PSP Padang Tumbang dari Mataram Utama FC Lewat Penalti Kontroversial
Liga 4 Nasional: PSP Padang Tumbang dari Mataram Utama FC Lewat Penalti Kontroversial
PSP Padang Siap Tempur Hadapi Mataram Utama FC di Laga Perdana Liga 4 Nasional
PSP Padang Siap Tempur Hadapi Mataram Utama FC di Laga Perdana Liga 4 Nasional
PSPP Bidik Awal Manis di Liga 4 Nasional Saat Hadapi Wahana FC
PSPP Bidik Awal Manis di Liga 4 Nasional Saat Hadapi Wahana FC
Perjalanan Panjang Hafizh Rizkianur Berbuah Debut di Persija Saat Hadapi Semen Padang FC
Perjalanan Panjang Hafizh Rizkianur Berbuah Debut di Persija Saat Hadapi Semen Padang FC