Dukung Pembelajaran Sains, Unand Hadirkan Buku Praktikum Biologi dan Bioteknologi untuk Siswa SMA

Dukung Pembelajaran Sains, Unand Hadirkan Buku Praktikum Biologi dan Bioteknologi untuk Siswa SMA

Ilustrasi Sekolah (Foto: Pexels)

Sumbardaily.com – Keterbatasan fasilitas laboratorium masih menjadi salah satu tantangan utama dalam pelaksanaan pembelajaran sains, khususnya mata pelajaran biologi, di banyak sekolah menengah atas (SMA) di Indonesia.

Kondisi tersebut membuat kegiatan praktikum yang seharusnya menjadi bagian penting dalam proses belajar mengajar belum dapat dilaksanakan secara optimal, terutama di sekolah-sekolah yang berada di luar pusat kota.

Berangkat dari kondisi tersebut, dosen Departemen Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Andalas (Unand), Dr. Rita Maliza, bersama Dr. M. Idris, menyusun sebuah buku panduan praktikum berjudul Biologi dan Bioteknologi Dasar: Dari Mikroskop hingga DNA.

Buku ini dirancang untuk mendukung pembelajaran sains yang lebih aplikatif dan memberikan alternatif bagi guru maupun siswa agar kegiatan praktikum tetap dapat dilakukan meski dengan keterbatasan sarana.

Berbeda dengan buku pelajaran yang lebih banyak membahas teori, buku tersebut disusun sebagai panduan praktikum yang dapat langsung diterapkan di tingkat SMA. Setiap materi dirancang secara sistematis sehingga dapat disesuaikan dengan kondisi fasilitas yang tersedia di sekolah.

Materi yang dihadirkan dalam buku mencakup berbagai kegiatan praktikum dasar, mulai dari pengenalan alat laboratorium, penggunaan mikroskop, pengamatan anatomi hewan, kultur jaringan tumbuhan sederhana, produksi microgreens melalui pengaturan cahaya, hingga praktikum isolasi DNA menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.

Menurut Rita Maliza, penyusunan buku tersebut berangkat dari keyakinan bahwa pembelajaran biologi tidak cukup hanya mengandalkan hafalan konsep. Siswa perlu memperoleh pengalaman belajar secara langsung melalui observasi dan eksperimen agar mampu memahami proses ilmiah secara lebih menyeluruh.

"Kami ingin menunjukkan bahwa keterbatasan fasilitas bukan berarti praktikum tidak dapat dilakukan. Banyak kegiatan praktikum dasar yang dapat disederhanakan menggunakan alat dan bahan yang mudah diperoleh, sehingga siswa tetap memiliki kesempatan untuk belajar melalui pengalaman langsung," ujar Rita Maliza, dikutip Minggu (2/8/2026).

Pendekatan tersebut menjadi salah satu keunggulan buku panduan ini. Melalui kegiatan praktikum yang sederhana namun tetap relevan dengan materi pelajaran, siswa diharapkan mampu memahami konsep-konsep biologi secara lebih konkret dibandingkan hanya membaca penjelasan di dalam buku.

Salah satu contoh praktikum yang disajikan adalah proses isolasi DNA menggunakan bahan-bahan sederhana, seperti buah stroberi, sabun pencuci piring, garam dapur, dan alkohol dingin. Dengan percobaan tersebut, siswa dapat mengamati secara langsung terbentuknya endapan serabut putih yang mengandung DNA.

Praktikum sederhana itu diharapkan mampu mengubah konsep DNA yang selama ini hanya dipelajari secara teoritis menjadi pengalaman nyata di dalam proses pembelajaran. Melalui pengamatan langsung, siswa dapat memahami materi secara lebih mudah sekaligus meningkatkan rasa ingin tahu terhadap ilmu pengetahuan.

Selain membahas isolasi DNA, buku ini juga memperkenalkan teknik kultur jaringan tumbuhan dalam bentuk yang lebih sederhana untuk kebutuhan pembelajaran di sekolah. Praktikum tersebut dirancang agar dapat dilakukan menggunakan kotak kerja aseptik berbahan plastik transparan dengan media yang memanfaatkan bahan-bahan yang relatif mudah diperoleh, seperti air kelapa dan sumber vitamin.

Seluruh modul praktikum dalam buku disusun secara lengkap. Setiap bagian dilengkapi tujuan pembelajaran, daftar alat dan bahan yang dibutuhkan, langkah kerja yang sistematis, hingga pertanyaan diskusi sebagai bahan evaluasi setelah praktikum selesai dilakukan.

Penyusunan modul dengan format tersebut diharapkan dapat membantu guru dalam melaksanakan kegiatan praktikum tanpa harus menyusun panduan pembelajaran dari awal. Dengan demikian, proses belajar menjadi lebih efektif sekaligus memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif bagi siswa.

Rita Maliza menilai bahwa pengalaman melakukan praktikum memiliki peran penting dalam membangun minat serta rasa ingin tahu peserta didik terhadap bidang sains. Pengalaman mengamati sel melalui mikroskop maupun menyaksikan hasil isolasi DNA secara langsung dinilai lebih membekas dibandingkan hanya mempelajari teori melalui buku pelajaran.

Melalui buku Biologi dan Bioteknologi Dasar: Dari Mikroskop hingga DNA, tim penulis berharap semakin banyak sekolah mampu menerapkan pembelajaran biologi berbasis praktikum meskipun memiliki keterbatasan fasilitas laboratorium.

Dengan memanfaatkan alat dan bahan yang sederhana, kegiatan eksperimen tetap dapat dilaksanakan sehingga siswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih bermakna.

Penerbitan buku panduan praktikum ini juga diharapkan menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kualitas pembelajaran sains di tingkat SMA.

Selain membantu guru dalam menyelenggarakan praktikum, buku tersebut diharapkan dapat meningkatkan ketertarikan generasi muda terhadap bidang Biologi dan Bioteknologi, sekaligus mendorong lahirnya pengalaman belajar yang lebih aplikatif, kontekstual, dan mudah diterapkan di berbagai sekolah di Indonesia. (*)

Baca Juga

Perubahan Iklim Ancam Ketahanan Pangan, Unand Dorong Penguatan Hutan Nagari Lewat Perdagangan Karbon
Perubahan Iklim Ancam Ketahanan Pangan, Unand Dorong Penguatan Hutan Nagari Lewat Perdagangan Karbon
Riset Unand: Gambir dan Buah Mangrove Berpotensi Jadi Aditif Pakan Ternak Ramah Lingkungan
Riset Unand: Gambir dan Buah Mangrove Berpotensi Jadi Aditif Pakan Ternak Ramah Lingkungan
Riset Unand Ciptakan Pakan Fungsional Berbasis Bahan Lokal untuk Daging dan Susu Premium
Riset Unand Ciptakan Pakan Fungsional Berbasis Bahan Lokal untuk Daging dan Susu Premium
Tekan Emisi Metana dan Tingkatkan Produksi Daging, Unand Kembangkan Wafer Pakan Komplit Fungsional
Tekan Emisi Metana dan Tingkatkan Produksi Daging, Unand Kembangkan Wafer Pakan Komplit Fungsional
AICCON 2026 di Padang Luncurkan Panduan Kurikulum Ilmu Komunikasi Aspikom
AICCON 2026 di Padang Luncurkan Panduan Kurikulum Ilmu Komunikasi Aspikom
Dari Laboratorium ke Industri, Unand Pimpin Langkah Hilirisasi Riset PTN Barat
Dari Laboratorium ke Industri, Unand Pimpin Langkah Hilirisasi Riset PTN Barat