Sumbardaily.com, Agam - Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) mencatat produksi padi sebanyak 341.351 ton dari luas panen 68.230 hektar sepanjang 2023.
"Dari luas panen itu, produktivitasnya 5,07 ton per hektar," ujar Kabid Pangan Dinas Pertanian Agam Eriyanto, Kamis (15/2/2024).
Diakuinya, produksi padi di 2023 mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Faktor penyebab salah satnya serangan hama seperti tikus dan wereng.
"Belum lagi lahan sawah yang terkena bencana," sebutnya.
Menurut Eriyanto, pada 2023, lahan sawah petani diserang hama cukup luas, begitu juga dengan dampak bencana. Sehingga sangat berpengaruh kepada hasil produksi.
"Serangan hama ini sudah diupayakan untuk mengatasinya. Bagi yang cepat melapor bisa segera ditangani, tapi tidak sedikit juga telat melapor yang menyebabkan serangan hama meluas," jelasnya.
Meski begitu, dia menyarankan petani untuk menanam varietas padi yang tahan dari serangan hama, khususnya hama wereng seperti batang piaman, Ir 64 dan lainnya.
"Untuk serangan hama tikus, ini lebih kepada kebersihan lingkungan sawah seperti, aliran air, pematang sawah dan sebagainya," ungkap Eriyanto. (*/red)















