Padang Panjang, Sumbardaily.com - Pemerintah Kota Padang Panjang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) Angkatan V.
Kegiatan yang diikuti oleh 52 pelaku UMKM ini berlangsung selama dua hari, yakni Senin-Selasa (9-10/9/2024), di Hotel Rangkayo Basa.
Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Padang Panjang mengambil inisiatif untuk mengadakan acara ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat ekosistem UMKM lokal.
Bimtek ini tidak hanya berfokus pada sosialisasi sistem OSS RBA, tetapi juga memberikan panduan praktis bagi para pelaku usaha dalam mengurus perizinan secara digital.
Penjabat (Pj) Wali Kota Padang Panjang, Sonny Budaya Putra, dalam sambutannya menekankan pentingnya standarisasi perizinan yang sesuai aturan. "Kita dorong seluruh badan usaha di Padang Panjang, tidak terbatas pada UMKM saja, tetapi juga sektor lain seperti pendidikan, untuk memenuhi standardisasi perizinan yang taat aturan," ujarnya.
Sonny juga menambahkan bahwa implementasi OSS RBA akan sangat membantu pelaku usaha dalam menjalankan aktivitas bisnis mereka berdasarkan tingkat risiko yang ada.
Kepala DPMPTSP, Fhandy Ramadhona, menyoroti manfaat jangka panjang dari sosialisasi ini. "Bimtek ini tidak hanya membantu pelaku usaha yang sudah berjalan, tetapi juga mereka yang baru akan memulai. Dengan perizinan yang sesuai, pelaku UMKM dapat memperluas jangkauan bisnis mereka, mulai dari menjalin kerjasama dengan mitra bisnis hingga menarik investor, bahkan ke tingkat internasional," jelasnya.
Acara ini juga menghadirkan Kepala Dinas Perdakop UKM, Jevie C Eka Putra, yang memberikan presentasi berjudul "Upaya Pengembangan UMKM dalam Menunjang Perekonomian Padang Panjang". Materi ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi para peserta tentang strategi pengembangan UMKM yang efektif di era digital.
Penyelenggaraan Bimtek OSS RBA ini merupakan bagian dari upaya pemerintah Kota Padang Panjang dalam meningkatkan daya saing UMKM lokal. Dengan memudahkan proses perizinan melalui digitalisasi, diharapkan para pelaku usaha dapat lebih fokus pada pengembangan produk dan layanan mereka, serta berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah.
Inisiatif ini juga sejalan dengan tren nasional untuk memperkuat sektor UMKM sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia. Dengan memberikan akses yang lebih mudah terhadap perizinan dan informasi, pemerintah Kota Padang Panjang berharap dapat menciptakan ekosistem bisnis yang lebih kondusif dan inklusif bagi semua pelaku usaha.
Keberhasilan program ini tentu akan bergantung pada partisipasi aktif dari para pelaku UMKM sendiri. Dengan memanfaatkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari Bimtek ini, diharapkan para peserta dapat segera mengimplementasikan sistem OSS RBA dalam operasional bisnis mereka, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan daya saing usaha mereka di pasar yang semakin kompetitif.
Melalui langkah-langkah strategis seperti ini, Kota Padang Panjang menunjukkan komitmennya dalam membangun fondasi yang kuat bagi pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan, dengan UMKM sebagai motor penggeraknya. Keberhasilan inisiatif ini diharapkan dapat menjadi model bagi kota-kota lain di Indonesia dalam upaya pemberdayaan UMKM di era digital. (red)















