Pemukiman Luluh Lantak, Peninjauan Petinggi TNI dan Polri Bukakan Fakta Memilukan di Palembayan Agam

Pemukiman Luluh Lantak, Peninjauan Petinggi TNI dan Polri Bukakan Fakta Memilukan di Palembayan Agam

Pangdam XX Tuanku Imam Bonjol (TIB), Kapolda Sumbar, dan Danrem 032 Wirabraja datang meninjau langsung kondisi di sejumlah titik terdampak di Palembayan, Kabupaten Agam. (Dok. Penrem)

Sumbardaily.com, Agam - Banjir bandang yang melanda Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, meninggalkan jejak luka dan kehilangan yang masih terasa hingga kini.

Di tengah kepiluan warga yang berhari-hari bertahan dengan keterbatasan, rombongan Pangdam XX Tuanku Imam Bonjol (TIB), Kapolda Sumbar, dan Danrem 032 Wirabraja datang meninjau langsung kondisi di sejumlah titik terdampak, Kamis (4/12/2025).

Kunjungan itu bukan sekadar agenda peninjauan, tetapi upaya untuk menyaksikan sendiri betapa berat situasi yang sedang dihadapi masyarakat.

Sejak memasuki wilayah Palembayan, pemandangan kerusakan tampak di berbagai sudut. Rumah-rumah yang tertimbun lumpur, akses jalan yang terputus oleh longsor, hingga tenda-tenda darurat yang menjadi tempat berlindung ratusan warga.

Aroma tanah basah dan sisa material banjir masih kuat tercium. Di sejumlah titik, warga terlihat bahu-membahu membersihkan sisa lumpur sambil berharap bantuan terus mengalir.

Rombongan disambut aparat pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Tanpa banyak protokol, Pangdam, Kapolda, dan Danrem 032 Wirabraja langsung bergerak menuju pemukiman yang rusak.

Mereka berjalan melewati jalur yang licin, menyaksikan dari dekat rumah yang tak lagi berdinding, serta mendengar keluh kesah warga yang kehilangan tempat tinggal dalam hitungan menit saat banjir bandang datang menerjang.

Di lokasi pengungsian, para pengungsi mulai dari anak-anak hingga lansia menatap rombongan dengan campuran harapan dan kecemasan.

Sebagian baru saja mendapatkan pakaian layak pakai, sebagian lain masih berusaha menyelamatkan dokumen penting yang tersisa. Situasi darurat itu semakin menegaskan betapa pentingnya percepatan penanganan.

Danrem 032 Wirabraja, Brigjen TNI Mahfud menegaskan bahwa seluruh jajaran TNI dikerahkan maksimal untuk membantu masyarakat Palembayan.

“Kami memastikan seluruh personel Korem 032 Wirabraja bergerak maksimal membantu evakuasi, distribusi bantuan, dan pemulihan awal di Palembayan. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kerja bersama menjadi kunci agar penanganan bencana berjalan cepat dan tepat.

“Sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat sangat penting agar penanganan bencana berjalan cepat, efektif, dan tepat sasaran,” katanya.

Selama peninjauan, rombongan juga melihat sejumlah titik longsor yang memutus akses antardesa. Kondisi ini membuat bantuan harus dibawa dengan kendaraan khusus dan personel tambahan untuk memastikan logistik tetap sampai ke titik terdampak.

Kunjungan tersebut ditutup dengan penyerahan bantuan darurat kepada para pengungsi. Meski tak dapat seketika memulihkan luka dan kehilangan yang dialami warga, kehadiran para pemimpin institusi keamanan tersebut menjadi bentuk kepedulian yang memberi harapan bahwa pemulihan Palembayan akan terus mendapat perhatian. (adl)

Baca Juga

Lambatnya Penyerapan Anggaran Jadi Catatan dalam Peninjauan Proyek Padang Pariaman
Lambatnya Penyerapan Anggaran Jadi Catatan dalam Peninjauan Proyek Padang Pariaman
Presiden Prabowo Subianto melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Listyo Sigit Prabowo di Istana Kepresidenan Jakarta.
Listyo Sigit ke KSP, Suyudi Ario Seto Naik jadi Kapolri: Ini Rekam Jejak Keduanya
Bantuan dari ASN dan Warga Bukittinggi Disalurkan untuk Korban Banjir Bandang Solok
Bantuan dari ASN dan Warga Bukittinggi Disalurkan untuk Korban Banjir Bandang Solok
Karhutla Meluas di Indonesia, 64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Pemerintah
Karhutla Meluas di Indonesia, 64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Pemerintah
Banjir Bandang Pasaman, 17 Rumah dan 5 Hektare Sawah Terdampak
Banjir Bandang Pasaman, 17 Rumah dan 5 Hektare Sawah Terdampak
Penyerahan bantuan perahu fiber, mesin tempel, dan jaring ikan kepada nelayan terdampak bencana di Ulak Karang, Padang.
Nelayan di Empat Kelurahan Padang Terima Armada Melaut, Ada 19 Perahu Fiber dan 724 Jaring Ikan