Sumbardaily.com, Padang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang menetapkan target ambisius untuk mengeliminasi kasus kematian ibu pada tahun 2025.
Kepala Dinkes Kota Padang, dr. Srikurnia Yati, mengungkapkan bahwa hingga Oktober 2024 tercatat 12 kasus kematian ibu di Kota Padang.
"Pencapaian target nol kematian ibu membutuhkan upaya kolektif untuk memastikan setiap ibu mendapatkan pelayanan kesehatan optimal, termasuk skrining kesehatan bagi ibu hamil berisiko," jelasnya dalam Rapat Kerja Bidang Kesehatan Masyarakat baru-baru ini.
Rapat kerja yang dihadiri oleh seluruh Camat se-Kota Padang, organisasi profesi, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait kesehatan, dan institusi pendidikan ini juga membahas isu krusial lainnya, yaitu penanganan stunting.
Data terkini menunjukkan bahwa hingga November 2024, terdapat 1.460 anak atau 2,52 persen dari total anak di Kota Padang yang mengalami stunting.
"Rapat kerja ini menjadi momentum untuk mengevaluasi program tahun 2024 dan menyusun perencanaan tahun 2025. Setiap data permasalahan kesehatan akan dilengkapi analisis komprehensif untuk memudahkan intervensi yang tepat sasaran," papar Srikurnia.
Dalam upaya mengatasi stunting, Dinkes Kota Padang mendapat dukungan penuh dari Poltekes Indonesia.
Lembaga pendidikan tersebut berkomitmen membantu program pemberian makanan tambahan bagi anak stunting melalui Dapur Gizi yang tersebar di berbagai kecamatan.
Selain itu, Poltekes juga akan memberikan pelatihan 25 indikator kepada kader posyandu se-Kota Padang.
Srikurnia mengapresiasi respons positif dari seluruh camat yang menyatakan kesiapannya mendukung program-program Dinas Kesehatan, khususnya dalam persiapan Survey Status Gizi Indonesia yang akan dilaksanakan bulan ini.
"Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program kesehatan masyarakat," tegasnya.
Penetapan target ambisius ini mencerminkan komitmen kuat Pemko Padang dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya dalam aspek kesehatan ibu dan anak.
Melalui sinergi berbagai pemangku kepentingan, diharapkan target-target kesehatan yang telah ditetapkan dapat tercapai pada tahun 2025. (red)















