Padang, Sumbardaily.com - Dalam upaya meningkatkan peran koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat, Pemerintah Kota Padang mengadakan Sosialisasi Penguatan Pengelolaan Perkoperasian. Acara yang berlangsung selama tiga hari ini diselenggarakan di salah satu hotel di Padang, Selasa (10/9/2024).
Asisten II Setda Kota Padang, Didi Aryadi, yang membuka acara tersebut, menekankan signifikansi koperasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
"Kami berupaya membina koperasi melalui pemeriksaan kesehatan koperasi. Langkah ini krusial agar pengurus dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan mereka, serta memastikan operasional koperasi sesuai dengan regulasi yang berlaku," ujar Didi Aryadi.
Pemeriksaan kesehatan koperasi, yang menjadi fokus utama sosialisasi ini, bertujuan untuk menyediakan data dan informasi terkait praktik pengelolaan usaha koperasi.
Melalui pemeriksaan ini, diharapkan koperasi di Kota Padang dapat meningkatkan akuntabilitas, kepercayaan publik, kepatuhan terhadap regulasi, serta manfaat ekonomi bagi para anggotanya.
"Pemeriksaan kesehatan koperasi merupakan elemen vital dalam pengawasan. Melalui proses ini, kita dapat mengevaluasi sejauh mana koperasi beroperasi sesuai ketentuan. Koperasi yang sehat, mandiri, dan tangguh akan memberikan dampak positif tidak hanya bagi anggotanya, tetapi juga bagi masyarakat luas," tambah Didi Aryadi.
Dalam era digital yang semakin berkembang, Didi Aryadi juga menyoroti urgensi modernisasi digital dalam pengelolaan koperasi. Menurutnya, digitalisasi menjadi salah satu kunci keberhasilan koperasi di era kontemporer.
"Di tengah akselerasi perkembangan teknologi, koperasi harus beradaptasi dan memanfaatkan platform digital. Hal ini penting untuk memperluas jangkauan usaha, meningkatkan efisiensi pengelolaan, dan memberikan kemudahan layanan kepada anggota," jelas Didi Aryadi.
Lebih lanjut, Didi Aryadi mengharapkan koperasi di Kota Padang dapat mengintegrasikan teknologi digital dalam berbagai aspek operasionalnya, mulai dari pengelolaan keuangan, pelayanan anggota, hingga pemasaran produk.
"Pemanfaatan teknologi digital akan meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi koperasi. Ini merupakan langkah strategis dalam menghadapi tantangan zaman dan memperkuat daya saing koperasi di era modern," tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang, Siska Meilani, menyatakan bahwa sosialisasi ini merupakan manifestasi komitmen Pemerintah Kota Padang dalam memperkuat eksistensi koperasi sebagai salah satu pilar ekonomi masyarakat.
"Melalui sosialisasi ini, kami berharap koperasi di Kota Padang dapat lebih memahami urgensi tata kelola yang baik dan sesuai regulasi. Selain itu, kami juga ingin menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi, terutama dalam menghadapi dinamika ekonomi saat ini," ungkap Siska Meilani.
Siska juga mengungkapkan harapannya agar koperasi-koperasi di Kota Padang semakin kokoh dan memiliki daya saing yang tinggi.
"Kami berharap koperasi di Kota Padang dapat menjadi lembaga yang tidak hanya bermanfaat bagi anggotanya, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah. Dengan pengelolaan yang sehat, koperasi dapat menjadi katalisator kesejahteraan masyarakat," tuturnya.
Sosialisasi yang diikuti oleh puluhan pengurus koperasi di Kota Padang ini juga menjadi ajang kolaborasi antara koperasi dan pelaku usaha kecil menengah (UKM). Tujuannya adalah menciptakan sinergi dan meningkatkan daya saing usaha di tingkat lokal maupun regional.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja koperasi, pada kesempatan yang sama, Didi Aryadi bersama Siska Meilani memberikan piagam penghargaan kepada koperasi-koperasi yang berprestasi dalam penilaian tingkat Kota Padang tahun 2024. (red)
















