Sumbardaily.com – Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus memperkuat penataan kawasan wisata unggulan dengan menghadirkan ruang publik yang lebih nyaman dan menarik. Dalam waktu dekat, kawasan Pantai Padang akan memiliki wajah baru melalui pembangunan taman kota estetik dan ramah keluarga yang berlokasi di sekitar Masjid Al-Hakim.
Pembangunan taman tersebut menjadi bagian dari upaya Pemko Padang untuk meningkatkan kualitas destinasi wisata sekaligus menyediakan ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan masyarakat dan wisatawan untuk beragam aktivitas.
Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan bahwa taman kota yang akan dibangun tidak hanya mempercantik kawasan Pantai Padang, tetapi juga diharapkan menjadi daya tarik baru bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Padang.
Menurutnya, keberadaan ruang publik tersebut dirancang agar dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat, mulai dari warga lokal hingga wisatawan dari berbagai daerah.
"Kami ingin memberikan pelayanan terbaik dengan memanjakan warga Kota Padang serta para wisatawan. Spot baru ini dirancang menjadi tujuan wisata terpadu yang dapat diakses dan dinikmati oleh siapa saja, baik untuk berolahraga, bersantai bersama keluarga, hingga menikmati keindahan Pantai Padang," ujar Fadly Amran, Rabu (15/7/2026).
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang, Malvi Hendri, menjelaskan bahwa pembangunan tersebut merupakan bagian dari proyek Rehabilitasi Taman dan Pelataran Parkir Pantai Padang.
Program ini menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam menghadirkan fasilitas publik yang lebih aman, nyaman, representatif, dan memiliki nilai estetika tinggi.
Dalam pemaparannya yang didampingi Kepala Bidang Gedung dan Penataan Lingkungan, Masdalila, Malvi mengungkapkan sejumlah fasilitas yang akan dibangun untuk melengkapi kawasan wisata tersebut.
Salah satunya adalah penataan lansekap dan pedestrian melalui pemasangan paving block pada area pejalan kaki dan pelataran parkir. Penataan ini bertujuan meningkatkan estetika kawasan sekaligus memberikan kenyamanan dan aksesibilitas yang lebih baik bagi pengunjung.
Selain itu, Pemko Padang juga akan membangun fasilitas sanitasi modern berupa toilet atau WC Food Court yang bersih, higienis, dan memadai untuk menunjang kenyamanan masyarakat, khususnya di kawasan kuliner Pantai Padang.
Konsep pembangunan taman kota ini juga mengedepankan aspek lingkungan. Untuk menciptakan suasana yang lebih sejuk dan asri, pemerintah akan melakukan penghijauan kawasan dengan menanam pohon-pohon pelindung di sejumlah titik strategis.
Tak hanya itu, taman tersebut juga akan dilengkapi area bermain anak (playground) yang dirancang ramah anak sehingga dapat menjadi sarana rekreasi keluarga sekaligus ruang interaksi masyarakat dari berbagai kalangan usia.
Pengerjaan proyek dipercayakan kepada PT Nur Rizky Abadi sebagai kontraktor pelaksana. Berdasarkan rencana yang telah disusun, proses pembangunan akan berlangsung selama 120 hari kalender, dimulai pada 30 Juli 2026 dan ditargetkan selesai pada 30 Oktober 2026.
Malvi Hendri berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar dengan dukungan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam menjaga serta mendukung pembangunan fasilitas publik menjadi faktor penting agar proyek dapat selesai sesuai jadwal dan memberikan manfaat jangka panjang.
"Mari kita dukung bersama proses pembangunan taman ini. Dengan sinergi yang baik, kita optimistis Pantai Padang akan bertransformasi menjadi destinasi wisata yang semakin dicintai, baik oleh wisatawan nusantara maupun mancanegara," ujar Malvi Hendri.
Melalui pembangunan taman kota baru ini, Pemko Padang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas kawasan Pantai Padang sebagai destinasi wisata unggulan. Kehadiran ruang publik yang estetik, hijau, dan ramah keluarga diharapkan tidak hanya memperindah kawasan pesisir, tetapi juga memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Kota Padang. (*)
















