Sumbardaily.com - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat resmi menjalin kerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan Kementerian Perhubungan guna membuka peluang lebih luas bagi putra-putri daerah untuk menempuh pendidikan di sekolah kedinasan transportasi.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Politeknik Pelayaran Sumatera Barat, Padang Pariaman, Sabtu (9/5/2026).
Langkah ini menjadi upaya konkret Pemkab Pasaman Barat dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia, khususnya pada sektor transportasi dan perhubungan.
Melalui program itu, generasi muda Pasaman Barat diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk mengakses pendidikan kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan sekaligus meningkatkan daya saing di tingkat nasional.
Sekretaris Daerah Pasaman Barat, Doddy San Ismail, yang hadir mewakili Bupati Pasaman Barat menegaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan investasi jangka panjang bagi daerah dalam mencetak tenaga profesional di bidang transportasi.
“Ini investasi SDM yang penting bagi masa depan Pasaman Barat. Kita ingin anak-anak daerah memiliki kompetensi nasional di bidang perhubungan dan menjadi motor penggerak pembangunan transportasi di daerah sendiri,” ujar Doddy dilansir laman resmi.
Menurutnya, keberadaan sumber daya manusia yang unggul di sektor transportasi sangat dibutuhkan untuk mendukung percepatan pembangunan daerah. Hal itu mencakup peningkatan konektivitas wilayah, penguatan layanan transportasi publik, hingga pengembangan kawasan strategis di Pasaman Barat.
Doddy menilai tantangan pembangunan ke depan membutuhkan tenaga profesional yang mampu menjawab kebutuhan transportasi modern dan terintegrasi. Karena itu, akses pendidikan kedinasan menjadi salah satu langkah strategis yang perlu diperkuat pemerintah daerah.
Penandatanganan MoU tersebut juga dihadiri Kepala BPSDM Kementerian Perhubungan, Soeharto. Dalam kerja sama itu, kedua belah pihak berkomitmen mengawal proses pembibitan calon taruna hingga penyerapan tenaga kerja secara optimal dan berkelanjutan.
Pemkab Pasaman Barat juga menargetkan kerja sama ini tidak hanya terbatas pada sektor pendidikan kedinasan, tetapi menjadi awal penguatan sinergi dengan Kementerian Perhubungan di berbagai bidang lainnya.
Sinergi tersebut meliputi pembangunan infrastruktur transportasi, peningkatan kualitas layanan publik, hingga pengembangan sistem transportasi yang modern dan terintegrasi untuk menunjang kemajuan daerah.
“MoU ini langkah awal memperkuat hubungan dengan Kementerian Perhubungan. Harapannya, kerja sama ini mendukung terwujudnya sistem transportasi modern, terintegrasi, dan mampu menunjang kemajuan Pasaman Barat,” tutup Doddy. (*)















