Sumbardaily.com – Pemerintah Kabupaten Agam menyiapkan pembangunan 20 jembatan yang tersebar di sejumlah kecamatan sepanjang 2026. Nilai anggaran setiap proyek bervariasi, mulai Rp400 juta hingga lebih dari Rp5 miliar.
Seluruh pekerjaan fisik dijadwalkan dimulai secara bertahap pada Juli 2026 dan ditargetkan rampung pada akhir tahun.
Informasi tersebut disampaikan melalui Diskominfo Agam yang dikutip Minggu (12/7/2026). Dalam keterangannya disebutkan, sebagian besar dokumen perencanaan telah mencapai 100 persen sehingga pelaksanaan pembangunan dapat segera dilakukan sesuai jadwal.
"Sebagian besar dokumen perencanaan telah mencapai 100 persen, sementara pekerjaan fisik dilaksanakan bertahap mulai Juli 2026 dan ditargetkan selesai pada akhir 2026," demikian keterangan Diskominfo Agam.
Pembangunan jembatan tersebut didanai melalui Dana Alokasi Umum (DAU), Bantuan Keuangan Khusus (BKK), serta Transfer ke Daerah (TKD). Program ini menyasar berbagai wilayah di Kabupaten Agam sebagai bagian dari penguatan infrastruktur.
Berikut daftar lengkap pembangunan jembatan di Kabupaten Agam Tahun 2026 beserta anggarannya:
- Jembatan Ambacang Simpang Pinang Balirik, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang – Rp400.000.000 (DAU).
- Jembatan MTSN Balingka, Kecamatan IV Koto (Sisa BKK Kebencanaan 2025) – Rp1.200.000.000 (BKK).
- Jembatan Batang Tumayo (J.206), Kecamatan Tanjung Raya – Rp3.652.005.000 (TKD).
- Jembatan Balok, Kecamatan Tanjung Raya – Rp1.391.240.000 (TKD).
- Jembatan Sini Aia Balai Satu, Nagari Malalak Selatan, Kecamatan Malalak – Rp5.217.150.000 (TKD).
- Jembatan Bukik Batabuah (J.106), Kecamatan Canduang – Rp3.652.005.000 (TKD).
- Jembatan Surau Baru Pandam, Kecamatan Tanjung Raya – Rp869.525.000 (TKD).
- Jembatan Sungai Asam, Kecamatan Tanjung Raya – Rp1.043.430.000 (TKD).
- Jembatan Pandan Banyak, Jorong Induriang, Kecamatan Tilatang Kamang – Rp1.826.002.500 (TKD).
- Jembatan Kampung Tangah Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk Basung – Rp3.134.175.000 (TKD).
- Jembatan Batu Banta Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan – Rp4.782.387.500 (TKD).
- Jembatan Penghubung Kampuang Barauh jo Kampuang Ateh Nagari Sungai Landia, Kecamatan IV Koto – Rp1.217.335.000 (TKD).
- Jembatan Batang Mangui Sasai Kandang, Kecamatan Malalak – Rp1.043.430.000 (TKD).
- Jembatan Batang Sariak, Kecamatan Malalak – Rp521.715.000 (TKD).
- Jembatan Sigiran, Kecamatan Malalak – Rp1.391.240.000 (TKD).
- Jembatan Kincia Simauang Mudiak Nagari Nan Tujuah, Kecamatan Palupuh – Rp1.565.145.000 (TKD).
- Jembatan Balai Belo 1, Kecamatan Tanjung Raya – Rp521.715.000 (TKD).
- Jembatan Tigo Kampuang Nagari Canduang Koto Laweh – Rp608.667.500 (TKD).
- Jembatan Kuniang 1, Jorong Pantas, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya – Rp521.715.000 (TKD).
- Jembatan Batang Simpang, Jorong Hulu Banda, Nagari Malalak Barat, Kecamatan Malalak – Rp521.715.000 (TKD).
Diskominfo Agam menjelaskan, pembangunan infrastruktur tersebut memiliki sejumlah tujuan, yakni mempercepat pemulihan infrastruktur yang terdampak, memulihkan aktivitas ekonomi masyarakat, memastikan pelayanan publik tetap berjalan, meningkatkan ketahanan infrastruktur terhadap risiko bencana di masa mendatang, memperkuat koordinasi antarinstansi dalam penanganan bencana, mengurangi dampak sosial dan ekonomi akibat bencana, serta mewujudkan pemulihan yang cepat, tepat, dan berkelanjutan.
Melalui pembangunan 20 jembatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Agam menargetkan konektivitas antarwilayah dapat semakin baik setelah seluruh pekerjaan fisik selesai pada akhir 2026.
Sesuai keterangan Diskominfo Agam yang dikutip Minggu (12/7/2026), proses pembangunan akan dilakukan secara bertahap mulai Juli 2026 dengan dukungan pendanaan dari DAU, BKK, dan TKD. (*)
















