Sumbardaily.com, Padang Panjang – Kondisi cuaca ekstrem yang melanda Kota Padang Panjang berdampak signifikan terhadap harga komoditas pangan, terutama cabai.
Berdasarkan pemantauan terkini, harga cabai merah mencapai Rp76.650 per kilogram, mengalami kenaikan sebesar Rp3.833 dari posisi sebelumnya Rp72.817 per kilogram.
Analis Perekonomian Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdako Padang Panjang, Chandra Erfiko, mengungkapkan bahwa tingginya curah hujan telah mempengaruhi produksi dan hasil panen cabai.
"Komoditas cabai rawit dan cabai merah masih mengalami kenaikan harga pada minggu ini. Kenaikan harga yang cukup signifikan masih dipengaruhi stok yang terbatas akibat curah hujan yang tinggi," jelasnya pada Minggu (2/1/2025).
Tidak hanya cabai merah, cabai rawit juga mengalami lonjakan harga dari Rp61.667 menjadi Rp68.000 per kilogram, naik Rp6.333. Kenaikan harga juga merambah ke komoditas sayuran lainnya.
Terong naik Rp5.000 menjadi Rp15.000 per kilogram dan seledri yang mengalami kenaikan Rp2.000 hingga mencapai Rp20.000 per kilogram.
Di tengah tren kenaikan tersebut, beberapa komoditas justru menunjukkan penurunan harga. Daging ayam broiler, misalnya, mengalami penurunan signifikan sebesar Rp4.350, dari Rp34.850 menjadi Rp30.500 per kilogram.
Hal ini disebabkan mulai stabilnya pasokan dari daerah penghasil. Erfiko menambahkan bahwa secara keseluruhan, terjadi fluktuasi pada delapan komoditi dengan rincian empat komoditas mengalami kenaikan dan empat lainnya mengalami penurunan.
Komoditas yang mengalami penurunan harga antara lain cabai hijau yang turun Rp1.666 menjadi Rp47.667 per kilogram, bawang merah turun Rp2.816 menjadi Rp38.984 per kilogram, dan bawang putih turun Rp984 menjadi Rp41.000 per kilogram.
Sementara itu, sejumlah komoditas pangan pokok menunjukkan kestabilan harga. Beras kualitas I tetap di level Rp17.000 per kilogram, beras kualitas II Rp16.000 per kilogram, dan beras kualitas III Rp15.000 per kilogram.
Harga gula pasir bertahan di Rp19.000 per kilogram, tepung terigu Segitiga Biru Rp13.000 per kilogram, dan daging sapi Rp141.667 per kilogram.
Untuk kelompok protein hewani, daging ayam kampung besar dipasarkan dengan harga Rp90.000 per kilogram, daging ayam kampung sedang Rp80.000 per kilogram, dan daging ayam kampung kecil Rp70.000 per kilogram.
Sementara telur ayam kampung dijual seharga Rp58.267 per kilogram, telur ayam ras Rp34.850 per kilogram, dan telur itik Rp33.600 per kilogram.
"Untuk minyak goreng, harga relatif stabil dengan minyak goreng kemasan sederhana dijual Rp17.333 per liter, minyak goreng kemasan premium Rp22.000 per liter, dan minyak goreng curah Rp20.000 per kilogram," tutup Erfiko. (red)
















