Padang Bakal Peringati 15 Tahun Gempa 30 September 2009

Padang Bakal Peringati 15 Tahun Gempa 30 September 2009

Foto ilustrasi dampak gempa 30 September 2009. (Foto: Wikimedia Commons)

Padang, Sumbardaily.com - Kota Padang kembali menggelar peringatan gempa 30 September 2009, sebuah tragedi yang pernah meluluhlatakkan ibu kota Provinsi Sumatera Barat tersebut.

Peringatan yang telah menjadi agenda tahunan ini akan dilaksanakan di Tugu Gempa, yang berlokasi di depan Museum Adityawarman, sebagai simbol ketangguhan dan semangat pemulihan kota ini.

Hendri Zulviton selalu Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, menyampaikan bahwa peringatan tahun ini menandai 15 tahun berlalunya bencana tersebut.

"Tahun ini kita kembali melaksanakan peringatan Gempa 30 September 2009. Peringatan tahun ini yang ke-15," ujarnya saat ditemui di Padang, Sabtu (7/9/2024).

Zulviton menjelaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan bagian integral dari rangkaian Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB).

Acara puncak yang akan digelar pada 30 September mendatang akan meliputi upacara tabur bunga di Tugu Gempa, disertai dengan upacara resmi dan membunyikan sirine sebagai penanda.

Lebih dari sekadar mengenang, HKB didesain untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.

"HKB bukan hanya sekadar peringatan saja, namun juga melatih dan mengingatkan warga melakukan simulasi, bagaimana masyarakat bersiap menghadapi bencana," tegas Zulviton.

Ia menekankan pentingnya masyarakat untuk membekali diri dengan pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi bencana. "Bagaimana masyarakat dapat membekali dirinya untuk lebih waspada dan siap menghadapi bencana," harapnya.

BPBD Kota Padang tidak berhenti pada peringatan semata. Lembaga ini juga mengadakan serangkaian kegiatan edukatif dan interaktif untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat.

Di antaranya adalah lomba video kesiapsiagaan bencana yang terdiri dari dua kategori: lomba video lagu mars tangguh antar Kelompok Siaga Bencana tingkat kelurahan se-Kota Padang, serta lomba video kesiapsiagaan untuk Satuan Pendidikan tingkat SD dan SMP se-Kota Padang.

Tidak berhenti di situ, BPBD juga menggelar kampanye kesiapsiagaan bencana melalui berbagai platform. Talkshow di radio, simulasi evakuasi tsunami (tsunami drill), kuliah umum kebencanaan, serta penyebaran poster dan imbauan kesiapsiagaan melalui media sosial dan interaksi langsung dengan masyarakat. (fru)

Baca Juga

Tak Puas Meski Menang Besar, Pelatih PSP Padang Ungkap Masalah Permainan
Tak Puas Meski Menang Besar, Pelatih PSP Padang Ungkap Masalah Permainan
Kasus Bayi Meninggal, RSUP M Djamil Padang Siapkan Bantuan Hukum untuk Direksi hingga Dokter
Kasus Bayi Meninggal, RSUP M Djamil Padang Siapkan Bantuan Hukum untuk Direksi hingga Dokter
Tumpukan Sampah Menggunung, Warga Desak Hentikan Kiriman dari Bukittinggi ke TPA Air Dingin Padang
Tumpukan Sampah Menggunung, Warga Desak Hentikan Kiriman dari Bukittinggi ke TPA Air Dingin Padang
Semen Padang FC Terpuruk, Braditi Moulevey Tegaskan Soal Posisi dan Perannya
Semen Padang FC Terpuruk, Braditi Moulevey Tegaskan Soal Posisi dan Perannya
Resmi Dilantik! Dedie Tri Hariyadi jadi Kajati Sumbar Baru, Ini Tantangan Besarnya
Resmi Dilantik! Dedie Tri Hariyadi jadi Kajati Sumbar Baru, Ini Tantangan Besarnya
kebakaran DLH Padang
Kebakaran DLH Padang: 23 Motor Hangus, Kerugian Capai Rp1 Miliar