Sumbardaily.com, Padang – Pelaksanaan Operasi Zebra Singgalang 2024 di Kota Padang telah selesai dilaksanakan pada tanggal 27 Oktober 2024.
Selama penindakan operasi tersebut, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Padang mencatat adanya penurunan angka kecelakaan, meski pelanggaran lalu lintas masih menunjukkan tren peningkatan.
"Alhamdulillah, untuk Operasi Zebra Singgalang 2024 sudah selesai dilaksanakan. Kami mencatat adanya penurunan angka kecelakaan dibandingkan tahun 2023," ungkap Kasat Lantas Polresta Padang, Kompol Alfin, Senin (28/10/2024).
Berdasarkan data Satlantas, selama Operasi Zebra Singgalang 2023 terdapat 40 kejadian kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polresta Padang.
Sementara pada tahun 2024, angka tersebut turun menjadi 23 kejadian kecelakaan, atau mengalami penurunan sekitar 20 persen.
"Korban meninggal dunia akibat kecelakaan di tahun 2023 terdapat dua orang, sedangkan pada tahun 2024 hanya satu orang," jelas Alfin.
Di sisi lain, Alfin menyatakan bahwa tingkat pelanggaran lalu lintas masih mengalami peningkatan. Sebanyak 900 surat tilang telah dikeluarkan oleh petugas untuk menindak para pelanggar selama Operasi Zebra Singgalang 2024.
"Pelanggaran yang paling banyak ditemukan adalah pengendara di bawah umur, tidak menggunakan helm, dan melawan arus lalu lintas," ungkapnya.
Untuk menekan angka pelanggaran, pihak Satlantas Polresta Padang telah melakukan kerja sama dengan pihak sekolah untuk memberikan iimbauan kepada para pelajar.
Mereka yang belum berusia 17 tahun dan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) diimbau untuk tidak mengendarai kendaraan.
"Tujuan Operasi Zebra Singgalang 2024 adalah untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas dan kesadaran hukum para pengendara, sehingga dapat mengurangi angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas," pungkas Alfin. (red)
















