Sumbardaily.com, Pariaman – Anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi Kesehatan, Ketenagakerjaan, dan Jaminan Sosial, Nafa Indria Urbach atau yang lebih dikenal dengan Nafa Urbach, melakukan kunjungan kerja ke Kota Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar). Kunjungan ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas pelayanan kesehatan yang tersedia bagi masyarakat setempat.
Nafa Urbach didampingi Anggota Komisi IV DPR RI bidang Pertanian, Cindy Monica, saat melakukan peninjauan langsung ke Klinik Balad Medical Center yang berlokasi di Desa Kampung Baru, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman.
Dalam kunjungannya, legislator yang pernah pernah terjun di industri hiburan Indonesia ini menyampaikan pentingnya akses pelayanan kesehatan yang memadai bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Kami memberikan apresiasi tinggi kepada Klinik Balad Medical Center karena fasilitas kesehatan ini beroperasi 24 jam untuk melayani kebutuhan medis masyarakat, khususnya warga Kota Pariaman. Harapan kami, Kota Pariaman terus berkembang maju dan senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakatnya," tegas Nafa Urbach.
Merespons kunjungan anggota DPR RI tersebut, Wali Kota Pariaman Yota Balad menyampaikan pencapaian membanggakan dalam sektor kesehatan di daerahnya. Menurut Yota Balad, Kota Pariaman telah berhasil mencapai Universal Health Coverage (UHC), sebuah target penting dalam sistem kesehatan nasional.
"Pencapaian Universal Health Coverage ini berhasil diraih berkat tingginya partisipasi masyarakat Kota Pariaman dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan, yang telah mencapai angka 99,8 persen dari total populasi penduduk Kota Pariaman," ungkap Yota Balad.
Ia menambahkan bahwa capaian tersebut merupakan manifestasi nyata dari komitmen pemerintah daerah untuk menjamin setiap warga negara memperoleh akses terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau tanpa adanya kendala finansial yang berarti.
Kunjungan kerja anggota DPR RI ke Pariaman ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi implementasi program kesehatan di tingkat daerah sekaligus memberikan masukan konstruktif bagi pengembangan pelayanan kesehatan yang lebih baik di masa mendatang. (red)
















