Sumbardaily.com - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mulai mematangkan persiapan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XLII tingkat Kabupaten Solok Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada awal November 2026.
MTQ tersebut direncanakan digelar di Kecamatan Sangir Jujuan selama empat hari. Sebanyak 14 kategori cabang lomba akan dipertandingkan dalam kegiatan yang tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga bagian dari pembinaan generasi Qurani di Solok Selatan.
Wakil Bupati Solok Selatan H. Yulian Efi mengatakan, pelaksanaan MTQ menjadi salah satu sarana untuk mengembangkan kemampuan generasi muda dalam bidang Al-Qur’an. Kegiatan tersebut juga sejalan dengan program unggulan pemerintah daerah, yakni Satu Jorong Satu Rumah Tahfidz.
Menurut Yulian, pembinaan terhadap anak-anak tidak cukup hanya dilakukan melalui proses belajar. Mereka juga perlu mendapatkan kesempatan untuk menguji kemampuan sekaligus menunjukkan hasil pembinaan yang telah dijalani.
"Anak-anak kita tidak hanya dibina, tetapi juga perlu diuji dan diberikan ruang untuk menunjukkan kemampuan mereka. Salah satunya melalui berbagai perlombaan dan kegiatan MTQ," kata Yulian dalam Rapat Persiapan MTQ Nasional di kantornya, Senin (21/9/2026).
Selain menjadi wadah untuk menguji kemampuan peserta, MTQ tingkat Kabupaten Solok Selatan juga diarahkan sebagai bagian dari evaluasi pembinaan Al-Qur’an. Dari kegiatan tersebut, pemerintah daerah berharap dapat menemukan qori dan qoriah dengan kemampuan terbaik.
Para peserta terbaik nantinya berpeluang mewakili Solok Selatan dalam MTQ tingkat Provinsi Sumatera Barat. Proses tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya pelaksanaan MTQ kabupaten dilakukan secara serius dan terarah.
Yulian yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Solok Selatan berharap pelaksanaan MTQ tahun ini dapat berjalan sukses. Ia juga berharap kegiatan tersebut memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pembinaan Al-Qur’an di daerah.
"Kita selalu mengikuti MTQ tingkat Sumatera Barat, karena itu, melalui MTQ ini kita berharap lahir qori dan qoriah terbaik dari Solok Selatan yang nantinya dapat mengharumkan nama daerah," imbuhnya.
MTQN XLII tingkat Kabupaten Solok Selatan tahun ini direncanakan berlangsung selama empat hari. Dalam pelaksanaannya, terdapat 14 kategori cabang lomba yang akan menjadi ruang bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Solok Selatan Fitriyoni mengatakan, MTQ memiliki cakupan yang lebih luas dibandingkan sekadar kompetisi. Menurutnya, kegiatan tersebut juga berkaitan dengan pembinaan generasi Qur’ani di daerah.
Pelaksanaan MTQ diharapkan dapat menjadi bagian dari proses pembentukan dan pengembangan generasi yang memiliki kemampuan dalam membaca sekaligus memahami Al-Qur’an.
Persiapan kegiatan tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah Solok Selatan, Dr. H. Syamsurizaldi. Rapat tersebut turut dihadiri jajaran Kemenag Solok Selatan, para camat, serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Dengan pelaksanaan yang direncanakan pada awal November 2026 di Kecamatan Sangir Jujuan, seluruh pihak terkait mulai mempersiapkan kebutuhan MTQ Nasional XLII tingkat Kabupaten Solok Selatan. Selain memastikan kegiatan berjalan sesuai rencana, MTQ tersebut diharapkan menjadi bagian dari kesinambungan pembinaan generasi Qurani di Solok Selatan. (*)
















