Sumbardaily.com – Lionel Messi kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola dunia. Kapten Argentina itu resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa di ajang Piala Dunia FIFA setelah membawa timnya meraih kemenangan 2-0 atas Austria pada laga Grup J.
Momen bersejarah tersebut terjadi ketika Messi mencetak gol ke-17 sepanjang kariernya di Piala Dunia, sekaligus melampaui catatan legenda Jerman, Miroslav Klose. Tidak berhenti di situ, bintang Argentina tersebut juga menambah satu gol lagi pada pertandingan yang sama sehingga total koleksi golnya di turnamen paling bergengsi dunia itu kini mencapai 18 gol.
Rekor tersebut semakin menegaskan status Messi sebagai salah satu pemain terbesar dalam sejarah sepak bola. Di usia yang hampir menginjak 39 tahun, ia masih mampu tampil sebagai sosok pembeda bagi Argentina dan terus mencatatkan pencapaian yang sulit ditandingi pemain lain.
Pada pertandingan melawan Austria, Messi sempat menghadapi situasi sulit setelah gagal memanfaatkan peluang dari titik penalti pada awal laga. Namun kegagalan itu tidak memengaruhi performanya.
Menjelang berakhirnya babak pertama, Messi berhasil membobol gawang Austria yang dikawal Alexander Schlager. Melalui penyelesaian kaki kiri satu sentuhan, ia sukses mencetak gol yang tidak hanya membawa Argentina unggul, tetapi juga mengantarkannya menjadi pemegang rekor baru pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia FIFA.
Gol tersebut membuat Messi melewati catatan Miroslav Klose yang selama bertahun-tahun bertengger di puncak daftar pencetak gol terbanyak Piala Dunia.
Pada babak kedua, Argentina terus mempertahankan dominasinya. Menjelang laga berakhir, Messi kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol kedua pada masa injury time. Gol tersebut lahir setelah memanfaatkan bola pantulan hasil tembakan Julian Alvarez.
Tambahan satu gol itu membuat koleksi gol Messi di ajang Piala Dunia bertambah menjadi 18 gol dan semakin memperkokoh posisinya di puncak daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa turnamen.
Prestasi tersebut terasa semakin istimewa karena Messi juga memimpin daftar top skor pada Piala Dunia kali ini. Hingga pertandingan melawan Austria, ia telah mengoleksi lima gol.
Jumlah tersebut turut ditopang oleh penampilan gemilangnya pada laga pembuka Argentina saat menghadapi Aljazair. Dalam pertandingan tersebut, Messi sukses mencetak hat-trick dan menjadi motor kemenangan bagi sang juara bertahan.
Sebelum rekor itu pecah, Miroslav Klose telah memegang status sebagai pencetak gol terbanyak Piala Dunia selama 12 tahun. Mantan penyerang Jerman itu mencatatkan gol di setiap edisi Piala Dunia yang diikutinya antara tahun 2002 hingga 2014.
Menjelang bergulirnya turnamen, Klose bahkan telah memberikan apresiasi kepada Messi dan mengakui kekagumannya terhadap pemain Argentina tersebut.
Dalam pernyataannya kepada FIFA, Klose menyebut Messi sebagai sosok yang selalu mampu menemukan solusi di lapangan serta memiliki pengaruh besar terhadap tim yang dibelanya.
"Messi itu ya Messi saja. Saya selalu mengagumi cara dia memecahkan masalah dan cara dia membawa dirinya sebagai pribadi, bahkan di lapangan," ujar Klose, dikutip Selasa (23/6/2026).
Menurutnya, Messi selalu mampu menghidupkan permainan tim dan menunjukkan kualitas luar biasa sejak awal kariernya di Piala Dunia.
"Dia selalu menghidupkan timnya. Pada 2006 dia masih di bangku cadangan dan [Juan Roman] Riquelme bermain, sampai Messi diberi kepercayaan itu. Apa yang kemudian dia lakukan dalam sepak bola, dan cara dia melakukannya, saya angkat topi untuk itu. Salut besar!" kata Klose.
Mantan bomber Jerman itu bahkan secara terbuka mengaku sebagai penggemar Messi.
"Saya selalu menjadi penggemar Messi, dan sekarang dia berdiri di depan saya, saya harus bilang: itu juga tidak buruk!" ujarnya.
Pencapaian Messi semakin lengkap karena ia kini telah tampil dalam enam edisi Piala Dunia, sebuah rekor bersama yang belum banyak mampu dicapai pemain lain. Dari enam penampilannya tersebut, Messi berhasil mencetak gol pada lima edisi Piala Dunia.
Gol pertamanya di ajang tersebut tercipta saat Argentina menghadapi Serbia dan Montenegro pada Piala Dunia 2006. Sejak saat itu, ia terus menambah koleksi golnya hingga akhirnya mencatatkan rekor bersejarah pada Piala Dunia 2026.
Meski baru saja mengukir sejarah besar, Messi mengaku kesulitan memilih gol favorit dari 18 gol yang telah dicetaknya di Piala Dunia. Kondisi fisik yang terkuras setelah pertandingan membuatnya lebih memilih menikmati momen spesial tersebut bersama rekan-rekan setimnya.
"Saya tidak tahu, sejujurnya, saya tidak bisa mengingat sekarang," kata Messi.
"Saya lelah, energi saya hampir habis, dan saya kesulitan berpikir, jadi saya hanya akan menikmati momen ini, dan saya menantikan untuk merayakannya bersama rekan-rekan setim saya," tambahnya.
Dengan torehan 18 gol, status sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia FIFA, serta performa impresif bersama Argentina di Piala Dunia 2026, Lionel Messi kembali membuktikan bahwa namanya akan terus menjadi bagian penting dalam sejarah sepak bola dunia. (*)
















