Sumbardaily.com – Semen Padang FC langsung menyiapkan evaluasi menyeluruh setelah melewati dua pertandingan awal Pegadaian Championship atau Liga 2 musim 2026/2027. Pelatih Nil Maizar menilai masih terdapat sejumlah aspek permainan yang harus dibenahi meski Kabau Sirah belum terkalahkan dengan catatan satu kemenangan dan satu hasil imbang.
Perhatian utama Nil Maizar tertuju pada konsentrasi pemain di lini pertahanan. Semen Padang FC yang sempat berada di jalur kemenangan ketika menghadapi PSIS Semarang harus rela berbagi angka setelah lawan mencetak gol pada menit-menit akhir pertandingan.
Semen Padang FC sebelumnya membuka kompetisi dengan hasil positif. Kabau Sirah menang tipis 1-0 ketika menjamu Persiraja Banda Aceh pada pekan pertama. Namun, momentum tersebut belum mampu dilanjutkan dengan kemenangan kedua.
Pada pertandingan pekan kedua, Semen Padang FC harus puas bermain imbang 1-1 melawan PSIS Semarang. Hasil tersebut terasa kurang maksimal karena kemenangan yang sudah berada di depan mata lepas setelah PSIS mencetak gol pada penghujung laga.
Nil Maizar mengatakan hasil pertandingan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih. Menurutnya, permainan sepak bola memiliki tiga fase utama yang harus dijalankan dengan baik, yakni menyerang, bertahan, dan transisi.
“Iya, tetap evaluasi. Karena sepak bola itu kan ada tiga fase utama yakni menyerang, bertahan, dan transisi,” ujar Nil Maizar, dikutip Selasa (22/9/2026).
Menurutnya, persoalan konsentrasi menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian. Ia menilai terdapat kelengahan dalam penjagaan di lini belakang ketika pertandingan memasuki fase akhir.
“Sempat kita lengah di lini bertahan, tidak ada penjagaan. Berarti kan itu yang kita evaluasi, tidak boleh terjadi lagi. Dalam sepak bola, satu detik saja kita kehilangan penjagaan, bola bisa masuk. Mungkin anak-anak hanya kehilangan fokus di menit akhir, padahal mereka sudah bermain luar biasa selama 2x45 menit,” tambahnya.
Evaluasi Semen Padang FC tidak hanya akan menyasar lini pertahanan. Efektivitas sektor depan juga menjadi perhatian setelah tim belum mampu tampil setajam yang diharapkan dalam menciptakan gol.
Nil Maizar menyebut lini depan tetap akan dievaluasi. Namun, ia menilai kondisi tersebut merupakan bagian dari dinamika pertandingan sepak bola karena efektivitas mencetak gol tidak hanya bergantung kepada satu tim.
“Lini depan ya nanti kita evaluasi juga. Tapi sama saja, tim lawan juga punya pemain depan yang tidak cetak gol. Kalau lini depan tidak cetak gol sering dibilang mandul, kalau pertahanan kebobolan dibilang tidak bagus, dinamika sepak bola memang seperti itu,” jelas Nil Maizar.
Pelatih berpengalaman tersebut juga menilai performa para pemain Semen Padang FC secara keseluruhan masih berada dalam batas normal. Meski demikian, evaluasi tetap akan dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi pertandingan berikutnya.
“Sebenarnya performa anak-anak masih dalam batas normal, tetapi evaluasi tetap akan kita lakukan. Itu pasti,” tegasnya.
Dari dua pertandingan yang telah dijalani, Semen Padang FC mengumpulkan empat poin. Raihan tersebut diperoleh dari kemenangan atas Persiraja Banda Aceh dan hasil imbang kontra PSIS Semarang.
Jeda persiapan berikutnya akan dimanfaatkan tim pelatih untuk membenahi sejumlah aspek permainan. Salah satu perhatian penting adalah menjaga organisasi permainan dan konsentrasi pemain agar tetap terjaga hingga pertandingan benar-benar berakhir.
Semen Padang FC dijadwalkan menghadapi PSGC Ciamis pada pekan ketiga Pegadaian Championship 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung pada Sabtu (26/9/2026) dengan jadwal kickoff pukul 15.30 WIB di Stadion Galuh, Ciamis.
Laga tersebut menjadi kesempatan berikutnya bagi Kabau Sirah untuk menerapkan hasil evaluasi setelah dua pertandingan awal kompetisi. Tim pelatih kini memiliki waktu persiapan untuk memperbaiki kelemahan, terutama persoalan fokus di lini pertahanan dan efektivitas permainan di sektor depan. (*)
















