Mengapa Perempuan Bersuami Bisa Terjebak dalam Affair Emosional?

Mengapa Perempuan Bersuami Bisa Terjebak dalam Affair Emosional?

Ilustrasi Selingkuh (Foto: Freepik.com)

Oleh: Idris Daulat
Media Strategist and Digital Narrative Partner

Ada satu hal yang jarang dibicarakan dengan jujur. Perselingkuhan perempuan menikah sering dianggap cuma soal nafsu.

Padahal dalam banyak kasus, ia lebih sering lahir dari ruang yang lebih sepi, sepeti merasa tidak dilihat, tidak dipilih, tidak didengar, tapi masih harus terlihat baik-baik saja di rumah.

Dan kalau harus memilih kekasih gelap antara berondong muda, duda, atau suami orang, jawabannya tidak sesederhana “siapa yang paling ganteng” atau “siapa yang paling berani modal”.

Biasanya pilihan itu mengikuti luka yang sedang aktif. Berondong muda sering masuk lewat pintu validasi. Duda masuk lewat pintu kedewasaan emosional. Suami orang masuk lewat pintu rahasia yang sama-sama tahu batas, walau justru di situ bahayanya.

Menariknya, data modern tentang perselingkuhan menunjukkan perempuan lebih sering mengaitkan affair dengan dimensi emosional dibanding laki-laki.

Survei Institute for Family Studies pada 2024 mencatat perempuan lebih banyak muncul pada kategori emotional-only affair, sementara laki-laki lebih dominan pada affair berbasis seksual atau kombinasi seks dan emosi.

Jadi ketika seorang wanita bersuami tertarik pada berondong muda, sering kali bukan karena ia tiba-tiba ingin “kembali ABG”.

Kadang ia cuma rindu merasa diinginkan lagi. Rindu dipuji tanpa diminta. Rindu ada orang yang membalas chat cepat. Rindu tubuhnya tidak dianggap biasa. Rindu dirinya dilihat bukan sebagai ibu, istri, pengurus rumah, partner bayar cicilan, atau perempuan yang “sudah pasti ada”.

Berondong memberi sensasi hidup. Bukan selalu cinta. Lebih sering seperti cermin yang bilang, “kamu masih menarik.” Dan untuk perempuan yang lama merasa pudar di rumah sendiri, kalimat seperti itu bisa berbahaya sekali.

Riset PNAS yang dibahas luas pada 2025 juga menarik, baik laki-laki maupun perempuan ternyata punya kecenderungan menyukai pasangan yang lebih muda dalam konteks ketertarikan awal, meski norma sosial sering membuat perempuan tampak lebih memilih pria lebih tua.

Tapi berondong punya risiko psikologis paling impulsif. Ia membawa dopamine. Membawa gairah. Membawa rasa “aku hidup lagi”. Namun sering kurang membawa struktur.

Dan perempuan yang sedang lapar validasi kadang salah membaca perhatian sebagai komitmen. Di sini tragedinya mulai pelan-pelan.

Duda berbeda. Duda biasanya tidak menjual ledakan. Ia menjual pemahaman. Ada pengalaman gagal. Ada luka yang terlihat matang. Ada cara bicara yang terasa lebih “ngerti hidup”.

Bagi wanita bersuami yang merasa suaminya kaku, dingin, atau terlalu sibuk menjadi kepala keluarga sampai lupa menjadi teman bicara, duda bisa tampak seperti tempat pulang kedua.

Bukan karena duda selalu lebih baik. Tapi karena ia datang dengan bahasa yang terasa dewasa. Ia tahu kapan mendengar. Ia tahu kapan diam. Ia tahu bagaimana membuat perempuan merasa tidak harus menjelaskan terlalu banyak.

Kalau berondong memberi rasa muda, duda memberi rasa dipahami. Dan buat perempuan yang sudah terlalu lama capek secara batin, dipahami kadang terasa lebih intim daripada disentuh. Dalam psikologi hubungan, ini dekat dengan pola emotional deprivation.

Seseorang tidak selalu mencari orang baru karena pasangannya buruk. Kadang ia mencari versi dirinya yang hilang di dalam pernikahan.

Review psikologi tentang infidelity menunjukkan perselingkuhan sering berkaitan dengan ketidakpuasan relasi, kebutuhan emosional yang tidak terpenuhi, kesempatan, dan dinamika attachment. Lalu suami orang.

Ini yang paling gelap. Karena suami orang sering terasa “aman” justru karena sama-sama tidak bebas. Ada kesepakatan diam-diam, kita sama-sama punya rumah. Kita sama-sama punya rahasia. Kita sama-sama tidak boleh menuntut terlalu jauh.

Hubungan seperti ini sering kelihatan terkendali di awal. Tidak banyak drama. Tidak perlu dikenalkan ke keluarga. Tidak perlu ditanya masa depan. Tapi justru karena sama-sama punya sesuatu untuk disembunyikan, ikatannya bisa makin candu.

Rahasia itu bikin adrenalin. Rasa bersalah bikin hubungan terasa intens. Dan intensitas sering disalahpahami sebagai cinta.

Padahal bisa jadi itu cuma trauma bonding dalam bentuk yang lebih rapi. Suami orang biasanya menarik bagi wanita bersuami yan tidak ingin benar-benar keluar dari pernikahan, tapi ingin punya ruang pelarian emosional.

Ia bukan mencari rumah baru. Ia mencari kamar rahasia. Sebentar saja. Tapi kamar rahasia yang sering dikunjungi lama-lama bisa terasa seperti rumah juga. Kalau dibaca dengan pendekatan psychological astrology, ini bukan soal zodiak menentukan selingkuh atau tidak.

Astrologi di sini cuma bahasa simbolik. Dalam tradisi Charles E.O. Carter, relasi, daya tarik, dan kecenderungan afeksi sering dibaca lewat simbol Venus, Mars, Libra, Leo, rumah ke-5 dan rumah ke-7; Carter juga menekankan bahwa dorongan cinta dan ketertarikan tidak berdiri tunggal, melainkan bergerak bersama faktor emosi, impuls, dan kebutuhan hubungan.

Secara arketipe, berondong muda adalah simbol Fire. gairah, hidup, spontan, validasi. duda adalah simbol Earth-Water.

Rasa aman, pengalaman, luka yang tampak stabil. suami orang adalah simbol Scorpio-Neptune. Rahasia, fantasi, larangan, kabut emosional. Dan jujur saja, yang paling sering dipilih bukan yang paling baik.

Tapi yang paling cocok dengan kekosongan saat itu. Kalau kosongnya adalah rasa tidak menarik, ia condong ke berondong.

Kalau kosongnya adalah tidak dipahami, ia condong ke duda. Kalau kosongnya adalah ingin lari tanpa menghancurkan hidup resmi, ia condong ke suami orang. Tapi semua punya harga.

Berondong bisa membuatnya merasa muda, tapi juga bisa membuatnya merasa bodoh setelah sadar dirinya cuma jadi pengalaman. Duda bisa membuatnya merasa aman, tapi juga bisa membawa luka lama yang belum selesai.

Suami orang bisa membuatnya merasa “sama-sama ngerti situasi”, tapi biasanya paling sulit bersih, karena dua rumah ikut terbakar diam-diam. Yang sering orang tidak sadar, perselingkuhan jarang dimulai dari ranjang.

Ia sering dimulai dari percakapan yg terasa lebih hangat daripada rumah sendiri. Dari chat yang tidak penting tapi ditunggu. Dari “sudah makan?” yang terdengar lebih perhatian daripada obrolan bertahun-tahun di meja makan.

Dari seseorang yang melihat perubahan kecil, ketika pasangan sah bahkan tidak sadar istrinya sudah lama berubah menjadi sunyi. Dan di situlah masalahnya. Bukan semua wanita bersuami yang kesepian akan selingkuh. Tentu tidak. Banyak yang bertahan. Banyak yang memilih diam.

Banyak yang memilih memperbaiki. Tapi kalau kesepian bertemu kesempatan, validasi, dan rahasia, manusia bisa jadi sangat pandai membenarkan hal yang sebenarnya ia tahu salah.

Kesimpulannya begini. Berondong menggoda tubuh dan harga diri. Duda menggoda batin dan kebutuhan dipahami.

Suami orang menggoda sisi gelap, yakni rahasia, risiko, dan ilusi kendali. Tapi pada akhirnya, pilihan kekasih gelap lebih banyak bercerita tentang luka perempuan itu daripada tentang laki-laki yang dipilihnya.

Karena kadang yang ia cari bukan pria lain. Ia sedang mencari dirinya sendiri yang dulu pernah merasa hidup, cantik, didengar dan penting. Sayangnya, jalan yang terasa menyelamatkan itu sering justru membawa orang masuk ke reruntuhan yang lebih dalam.

(*)

Baca Juga

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menghadiri Workshop Peningkatan Kompetensi Operator ATS Kelurahan se-Kota Padang di Ruang Suhaimi Disdikbud Kota Padang.
Pemko Padang Targetkan Nihil Anak Putus Sekolah pada 2029
Tim Tabur Kejati Sumbar bersama Kejari Pasaman Barat mengamankan dua buronan atau DPO di Nagari Sasak, Kabupaten Pasaman Barat.
Kejati Sumbar Tangkap Buronan Kasus Pencurian dan Perkebunan Tanpa Izin di Kawasan Hutan Pasaman Barat
Tarok City Siap Punya Sekolah Rakyat Rp200 Miliar, Jadi Pusat Pendidikan Baru di Sumbar
Tarok City Siap Punya Sekolah Rakyat Rp200 Miliar, Jadi Pusat Pendidikan Baru di Sumbar
Jadi 'Selat Hormus' Sumbar, Dharmasraya Usulkan Feeder Tol ke Jaringan Tol Trans Sumatera
Jadi 'Selat Hormus' Sumbar, Dharmasraya Usulkan Feeder Tol ke Jaringan Tol Trans Sumatera
Sosok Fathurrahman, Pemain Muda Sumbar yang Antar Malut United U18 Juara EPA Super League 2025/2026
Sosok Fathurrahman, Pemain Muda Sumbar yang Antar Malut United U18 Juara EPA Super League 2025/2026
Dua Pria Digerebek di Padang, AJI Padang Soroti Pemberitaan Isu LGBT dan HAM
Dua Pria Digerebek di Padang, AJI Padang Soroti Pemberitaan Isu LGBT dan HAM