Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Sumbar Naik, Selandia Baru 74 Persen

Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Sumbar Naik, Selandia Baru 74 Persen

Wisatawan mancanegara berkunjung ke Kota Padang (Foto: Kominfo Padang)

Sumbardaily.com, Padang – Jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Sumatera Barat (Sumbar) terus meningkat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tercatat 9.699 kunjungan wisman masuk melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) sepanjang September 2025.

Angka ini naik 18,05 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencatat 8.216 kunjungan. Kepala BPS Sumbar, Sugeng Arianto, menjelaskan bahwa peningkatan ini menunjukkan tren positif bagi sektor pariwisata daerah.

“Pintu masuk BIM menjadi salah satu jalur utama wisatawan asing ke Sumbar, dengan kontribusi terbesar tetap berasal dari negara tetangga,” ujar Sugeng dalam keterangannya, Rabu (5/11/2025).

Dari data BPS, Malaysia masih mendominasi asal kedatangan wisatawan dengan 7.677 kunjungan, disusul oleh Singapura 333 kunjungan, Australia 287 kunjungan, Amerika Serikat 106 kunjungan, dan Prancis 73 kunjungan.

Sementara itu, kunjungan dari Selandia Baru mencatat peningkatan tertinggi, yakni 74,07 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Selain wisatawan mancanegara, pergerakan wisatawan nusantara juga menunjukkan tren yang menggembirakan. Sepanjang September 2025, jumlah perjalanan wisatawan domestik yang berkunjung ke Sumbar mencapai 1.682.017 perjalanan.

Kota Padang menjadi tujuan favorit dengan 440.335 perjalanan, meningkat 8,80 persen dibandingkan Agustus 2025. Sementara Kabupaten Agam berada di posisi kedua dengan 146.647 perjalanan, menandakan minat wisatawan terhadap destinasi alam dan budaya daerah itu masih tinggi.

Sugeng menambahkan, peningkatan kunjungan baik wisman maupun wisnus diharapkan berdampak langsung terhadap geliat ekonomi daerah.

“Kinerja pariwisata yang terus membaik menunjukkan daya tarik Sumbar di mata wisatawan,” katanya.

Peningkatan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memperkuat infrastruktur pariwisata dan konektivitas udara di BIM.

Dengan penerbangan internasional yang mulai pulih pascapandemi, sektor pariwisata Sumbar diprediksi akan terus tumbuh hingga akhir tahun 2025. (fru)

Baca Juga

Medison Dilantik Jadi Sekda Dharmasraya, Bupati Annisa Tekankan Reformasi Birokrasi
Medison Dilantik Jadi Sekda Dharmasraya, Bupati Annisa Tekankan Reformasi Birokrasi
Korban Bencana Sumatera Gugat Negara, Kerusakan di Sumbar Tembus Rp 33,52 Triliun
Korban Bencana Sumatera Gugat Negara, Kerusakan di Sumbar Tembus Rp 33,52 Triliun
Bumiy Rilis Japuik Tabao, Balada Minangkabau tentang Kehilangan yang Menyentuh
Bumiy Rilis Japuik Tabao, Balada Minangkabau tentang Kehilangan yang Menyentuh
Distribusi Daging Kurban di Padang Kini Digital, Barcode Gantikan Sistem Kupon
Distribusi Daging Kurban di Padang Kini Digital, Barcode Gantikan Sistem Kupon
Korban Longsor Agam Jalani Perawatan di RSAM Bukittinggi, Ini Kondisinya
Korban Longsor Agam Jalani Perawatan di RSAM Bukittinggi, Ini Kondisinya
Jalan Tembus Solok Selatan-Dharmasraya Ditarget Rampung 2026, Akses Transportasi Makin Cepat
Jalan Tembus Solok Selatan-Dharmasraya Ditarget Rampung 2026, Akses Transportasi Makin Cepat