Sumbardaily.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) memastikan perbaikan ruas jalan provinsi Simpang Gudang Manggopoh–Padang Luar di Kabupaten Agam akan segera dilaksanakan.
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menyebutkan, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp20 miliar untuk membenahi jalur strategis tersebut, dengan pekerjaan dimulai setelah tahapan tender selesai.
Menurut Mahyeldi, pemerintah memahami harapan masyarakat yang menginginkan kondisi jalan segera diperbaiki. Namun, ia menegaskan seluruh proses harus mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan agar pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai aturan dan menghasilkan kualitas infrastruktur yang optimal.
“Sebagai Gubernur, saya sangat memahami keluhan masyarakat dan para pengguna jalan. Pada prinsipnya, Pemerintah Provinsi sangat ingin segera memperbaiki ruas jalan yang rusak tersebut. Namun, seluruh proses harus melalui tahapan dan mekanisme yang telah ditetapkan, agar pekerjaan dapat dilaksanakan secara baik dan akuntabel,” ujar Mahyeldi di Padang, Minggu (5/7/2026).
Ia menjelaskan, total anggaran Rp20 miliar dibagi ke dalam dua paket pekerjaan. Paket pertama senilai Rp6 miliar dialokasikan untuk penanganan ruas Simpang Gudang Manggopoh hingga Lubuk Basung. Saat ini paket tersebut masih berada dalam proses tender.
Sementara itu, paket kedua dengan nilai Rp14 miliar diprioritaskan untuk memperbaiki jalan yang mengalami longsor dan amblas di kawasan Sungai Landia, Kecamatan IV Koto. Anggaran tersebut juga mencakup penanganan sejumlah titik rawan lainnya yang berada di sepanjang ruas jalan tersebut.
“Anggarannya sudah tersedia. Setelah proses tender selesai, InsyaAllah pengerjaannya akan segera dimulai,” tegas Mahyeldi.
Sebelum proyek utama dilaksanakan, Pemerintah Provinsi Sumbar melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) III Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumbar telah lebih dahulu melakukan penanganan rutin di ruas jalan tersebut. Kegiatan yang telah dilakukan meliputi penambalan badan jalan dan perbaikan jembatan, terutama di kawasan Lubuk Basung.
Mahyeldi juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung pelaksanaan pembangunan agar proses pengerjaan berjalan sesuai rencana tanpa hambatan.
Ruas jalan provinsi Simpang Gudang Manggopoh hingga Padang Luar memiliki panjang sekitar 69,43 kilometer. Jalur ini menjadi salah satu akses penting di Kabupaten Agam karena menghubungkan berbagai kawasan strategis, mulai dari Lubuk Basung, Maninjau, Kelok 44, Matur, IV Koto hingga Banuhampu.
Keberadaan jalan tersebut memiliki peran vital dalam menunjang aktivitas masyarakat. Selain menjadi jalur mobilitas warga, ruas jalan ini juga mendukung distribusi barang antarkawasan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Mahyeldi menjelaskan, kerusakan yang terjadi di sepanjang ruas jalan tersebut tidak hanya disebabkan oleh usia jalan yang telah lama digunakan, tetapi juga tingginya intensitas kendaraan bertonase besar yang melintas setiap hari. Di sisi lain, kondisi geografis wilayah yang berbukit membuat kawasan tersebut cukup sering mengalami bencana alam berupa longsor dan amblas.
“Sering kali setelah satu titik selesai ditangani, muncul kerusakan baru di lokasi lain akibat bencana alam. Bahkan ada titik yang sebelumnya sudah diperbaiki kembali rusak karena longsor. Karena itu, penanganan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan tingkat kerusakan dan kemampuan anggaran yang tersedia,” jelasnya.
Atas kondisi tersebut, pemerintah menerapkan penanganan secara bertahap dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan di setiap lokasi serta kemampuan anggaran yang tersedia. Langkah itu dilakukan agar seluruh proses pembangunan tetap berjalan efektif dan berkelanjutan.
Meski menghadapi berbagai tantangan, Pemerintah Provinsi Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di berbagai daerah. Upaya tersebut menjadi bagian dari pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah sehingga aktivitas ekonomi, distribusi logistik, dan mobilitas masyarakat dapat berjalan semakin lancar. (*)
















