Sumbardaily.com - Pembangunan kembali Jembatan Gantung Koto Pulai di Nagari Kambang Timur, Kabupaten Pesisir Selatan resmi dimulai pada Rabu (29/4/2026).
Infrastruktur yang sempat rusak parah akibat banjir besar pada Maret 2024 itu kini mulai direkonstruksi untuk memulihkan akses vital masyarakat.
Jembatan tersebut memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas warga. Selama mengalami kerusakan, aktivitas masyarakat seperti distribusi barang, akses pendidikan, hingga layanan kesehatan ikut terdampak karena terputusnya jalur penghubung antarwilayah.
Dimulainya pembangunan ini ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Bupati Pesisir Selatan, H. Hendrajoni. Kehadiran pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan teknis menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan infrastruktur.
“Pembangunan kembali jembatan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memulihkan akses transportasi dan konektivitas antarwilayah yang sempat terputus,” ujar Hendrajoni dikutip laman resmi Jumat (1/5/2026).
Proyek pembangunan jembatan ini dilaksanakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) wilayah Sumatera Barat melalui koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan.
Kolaborasi ini menunjukkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam merealisasikan pembangunan infrastruktur strategis.
Jembatan yang dibangun kembali dirancang dengan standar konstruksi yang lebih baik. Hal ini bertujuan agar infrastruktur tersebut lebih tahan terhadap potensi bencana yang mungkin terjadi di masa depan.
“Dengan standar konstruksi yang lebih baik, infrastruktur ini dirancang agar lebih tangguh dalam menghadapi potensi ancaman bencana di masa depan,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Kepala BPJN wilayah Sumatera Barat beserta jajaran, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pesisir Selatan. Kehadiran para pihak ini memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan pembangunan.
Selain itu, pemerintah daerah juga menyampaikan apresiasi kepada kementerian terkait dan Balai Jalan atas respons cepat dalam menindaklanjuti usulan perbaikan jembatan tersebut. Diharapkan, proses pengerjaan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target.
“Pembangunan ini adalah bagian dari visi Pesisir Selatan Maju, Tumbuh, dan Berkelanjutan, di mana akses infrastruktur yang memadai menjadi pondasi utama kesejahteraan rakyat,” tutup Hendrajoni.
Dengan dimulainya pembangunan ini, masyarakat Nagari Kambang Timur diharapkan segera kembali menikmati akses transportasi yang layak serta mendorong pemulihan aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah tersebut. (*)
















