Sumbardaily.com - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kabupaten Pesisir Selatan terus mengintensifkan upaya memperoleh dukungan anggaran dari pemerintah pusat guna mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di daerah.
Salah satu langkah terbaru yang dilakukan adalah mengikuti asistensi Detail Engineering Design (DED) terkait usulan Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) bersama Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) Provinsi Sumatera Barat di Padang.
Kegiatan asistensi tersebut menjadi tahapan penting dalam memastikan kesiapan teknis sejumlah ruas jalan kabupaten yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan agar dapat memperoleh pendanaan melalui program penanganan jalan daerah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Dalam pertemuan tersebut, Pejabat Fungsional Bidang Bina Marga Dinas PUTR Pesisir Selatan memaparkan secara rinci dokumen perencanaan yang telah disiapkan. Pemaparan mencakup berbagai aspek teknis, mulai dari desain geometrik jalan, struktur perkerasan yang akan digunakan, hingga sistem drainase yang dirancang untuk mendukung ketahanan infrastruktur.
Tim dari P2JN Sumatera Barat kemudian melakukan evaluasi terhadap dokumen yang diajukan. Sejumlah koreksi serta masukan teknis diberikan agar DED yang disusun memenuhi standar nasional terkait keselamatan pengguna jalan dan ketahanan konstruksi.
Beberapa aspek yang menjadi fokus pembahasan dalam asistensi tersebut antara lain validasi data lapangan, optimalisasi sistem drainase, serta penguatan justifikasi teknis terhadap ruas jalan yang diusulkan.
Pada aspek validasi data lapangan, perhatian difokuskan pada kesesuaian antara dokumen perencanaan dengan kondisi aktual di lokasi, termasuk lebar jalan eksisting, kondisi tanah, dan keberadaan utilitas yang dapat memengaruhi pelaksanaan pekerjaan.
Sementara itu, optimalisasi drainase menjadi perhatian khusus mengingat karakteristik wilayah pesisir yang memiliki curah hujan cukup tinggi. Sistem pembuangan air yang dirancang diharapkan mampu meminimalkan potensi kerusakan jalan akibat genangan maupun aliran air permukaan.
Selain itu, pembahasan juga menyoroti pentingnya penajaman justifikasi teknis untuk memastikan ruas jalan yang diusulkan benar-benar memiliki dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.
Perwakilan Pejabat Fungsional Bina Marga Dinas PUTR Pesisir Selatan menyampaikan bahwa seluruh catatan dan masukan dari tim P2JN Sumatera Barat akan segera ditindaklanjuti.
“Perbaikan dan penyempurnaan DED akan segera diselesaikan berdasarkan catatan dari tim P2JN,” ujarnya dilansir resmi Jumat (12/6/2026).
Langkah tersebut dilakukan agar usulan Instruksi Presiden Jalan Daerah dari Kabupaten Pesisir Selatan dapat segera melanjutkan proses menuju tahap verifikasi akhir di tingkat Kementerian Pekerjaan Umum.
Program IJD sendiri diproyeksikan menjadi solusi bagi percepatan perbaikan sejumlah ruas jalan kabupaten strategis yang selama ini menghadapi keterbatasan pendanaan apabila hanya mengandalkan APBD.
Apabila usulan tersebut memperoleh dukungan pendanaan dari pemerintah pusat, kondisi jalan yang lebih mantap diharapkan mampu menekan biaya logistik hasil pertanian dan perikanan masyarakat.
Selain itu, peningkatan kualitas infrastruktur jalan juga diyakini dapat mendukung kelancaran mobilitas sektor pariwisata yang menjadi salah satu sektor unggulan di Kabupaten Pesisir Selatan. (*)
















