Sumbardaily.com, Padang – Semen Padang FC saat ini berada di peringkat ke-17 klasemen Super League 2025/2026, posisi yang menempatkan tim berjuluk Kabau Sirah tersebut di zona degradasi menjelang bergulirnya pekan ke-19.
Dengan koleksi 11 poin dari 18 pertandingan, Semen Padang FC menjadi salah satu tim yang berada dalam tekanan paling besar di papan bawah kompetisi.
Hingga memasuki pekan ke-18 Super League 2025/2026, Semen Padang FC belum mampu keluar dari tren negatif. Dari total 18 laga yang telah dijalani, Kabau Sirah hanya sanggup meraih tiga kemenangan dan dua hasil imbang.
Sementara 13 pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan. Catatan tersebut membuat posisi mereka semakin sulit di klasemen sementara.
Produktivitas gol juga menjadi salah satu masalah utama Semen Padang FC musim ini. Tim asal Sumatera Barat itu baru mencetak 16 gol, sementara lini pertahanan mereka sudah kebobolan 32 gol.
Kondisi tersebut membuat Semen Padang FC memiliki selisih gol minus 16, yang turut memengaruhi posisi mereka di papan bawah klasemen Super League 2025/2026.
Performa Semen Padang FC dalam beberapa laga terakhir juga belum menunjukkan perbaikan signifikan.
Dalam lima pertandingan terakhir, Kabau Sirah hanya mampu mencatatkan satu kemenangan dan harus menelan empat kekalahan. Hasil tersebut semakin menegaskan bahwa perjuangan mereka untuk keluar dari zona degradasi tidak akan mudah.
Meski berada di peringkat ke-17, peluang Semen Padang FC untuk memperbaiki posisi masih terbuka. Saat ini, mereka hanya terpaut satu poin dari Persijap Jepara yang menempati peringkat ke-16 dengan koleksi 12 poin.
Sementara itu, posisi juru kunci klasemen masih dihuni Persis yang mengoleksi 10 poin dari jumlah pertandingan yang sama.
Persaingan di papan bawah Super League 2025/2026 memang berlangsung sangat ketat. Selisih poin yang tipis membuat setiap hasil pertandingan berpotensi mengubah posisi tim secara signifikan, termasuk bagi Semen Padang FC yang masih berjuang keluar dari zona degradasi.
Di sisi lain, persaingan di papan atas Super League 2025/2026 juga tak kalah menarik. Persib Bandung masih memimpin klasemen dengan 41 poin hasil dari 13 kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan. Maung Bandung hanya unggul tipis dari Borneo FC yang berada di posisi kedua dengan 40 poin.
Persija Jakarta menyusul di peringkat ketiga dengan 38 poin, sementara Malut United menempati posisi keempat dengan raihan 37 poin. Persita Tangerang dan Persebaya Surabaya melengkapi posisi enam besar klasemen dengan masing-masing mengoleksi 32 dan 31 poin.
Sementara itu, klub besar lain seperti PSM Makassar juga belum menunjukkan konsistensi. Tim Juku Eja kini berada di peringkat ke-12 dengan 19 poin, hasil dari empat kemenangan, tujuh hasil imbang, dan tujuh kekalahan.
Memasuki paruh musim, setiap pertandingan di pekan ke-19 akan menjadi sangat krusial, khususnya bagi Semen Padang FC. Tambahan poin menjadi kebutuhan mendesak bagi Kabau Sirah untuk memperbaiki posisi dan menjauh dari zona degradasi Super League 2025/2026.
Jika gagal meraih hasil positif, tekanan terhadap Semen Padang FC dipastikan akan semakin besar. (pooke)
















