Kisah Syamsir-Yusmanidar: 250 Durian Sehari dan Teknik Tradisional yang Tak Pernah Gagal

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Minggu, 12 Januari 2025 | 09:55 WIB
Syamsir, penjual durian di Pasar Padang Panjang. (Foto: Dok Kominfo Padang Panjang)
Syamsir, penjual durian di Pasar Padang Panjang. (Foto: Dok Kominfo Padang Panjang)


Sumbardaily.com, Padang Panjang – Awal tahun 2025 membawa berkah tersendiri bagi pedagang durian di Kota Hujan, Padang Panjang. Di tengah cuaca yang kerap berubah-ubah, semangat para pedagang dan antusiasme pembeli durian justru semakin menggeliat, terutama di kawasan Pasar Pusat yang kian ramai menjelang sore hari.





Di antara hiruk pikuk pasar, sosok Syamsir (60) dan Yusmanidar (52) menjadi sorotan. Pasangan suami istri asal Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat ini, konsisten membuka lapak durian mereka di Jalan M. Syafe'i, Pasar Padang Panjang, setiap hari mulai pukul 15.00 hingga 23.00 WIB.





"Setiap hari kami menyediakan sekitar 250 buah durian segar yang kami jemput langsung menggunakan mobil dari pemasok," ungkap Syamsir, Jumat (12/1/2025). Durian-durian tersebut ditawarkan dengan kisaran harga Rp10.000 hingga Rp100.000 untuk tiga buah, menyesuaikan dengan kualitas dan ukurannya.





Menariknya, pasutri ini memiliki metode khusus dalam memastikan kualitas durian yang mereka jual. "Kami menggunakan teknik ketok dengan pisau. Dari bunyinya, kami bisa mengetahui tingkat kematangan dan manisnya durian," jelas Syamsir sambil memperagakan teknik tradisional yang telah diwariskan turun-temurun tersebut.





Dalam menjalankan usahanya, Syamsir dan Yusmanidar menghadapi tantangan berupa durian yang tidak layak jual. "Setiap hari ada sekitar 20 buah durian yang busuk," tutur Syamsir. Namun, hal ini tidak menyurutkan komitmen mereka terhadap kepuasan pelanggan.





"Kami selalu mengganti durian yang ternyata busuk dengan yang baru, meskipun itu berarti kami harus menanggung kerugian," tambah Syamsir. Bagi mereka, mempertahankan kepercayaan pelanggan jauh lebih berharga dibanding keuntungan sesaat.





Yusmanidar turut berinovasi dengan menyediakan menu tambahan berupa ketan durian seharga Rp15.000 per porsi. "Selain ketan durian, kami juga menjual ketan biasa Rp10.000 dan durian kupas Rp20.000," jelasnya. Variasi menu ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pembeli yang ingin menikmati durian dalam berbagai bentuk olahan.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X