Kembali ke Maguwoharjo, Asyraq Gufron Punya Motivasi Ganda di PSBS Biak vs Semen Padang FC

Kembali ke Maguwoharjo, Asyraq Gufron Punya Motivasi Ganda di PSBS Biak vs Semen Padang FC

Asyraq Gufron (Foto: Semen Padang FC)

Sumbardaily.com – Bek Semen Padang FC, Asyraq Gufron, menyatakan kesiapan penuh menghadapi laga krusial melawan PSBS Biak dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026.

Pertandingan pekan ke-25 tersebut akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Senin (9/3/2026) dengan kick off pukul 20.30 WIB.

Bagi Semen Padang FC, pertandingan ini memiliki arti yang sangat penting karena tim berjuluk Kabau Sirah itu tengah berjuang keluar dari zona merah klasemen.

Situasi tersebut membuat para pemain bertekad tampil maksimal demi mengamankan poin penting di laga tandang tersebut.

Asyraq Gufron menegaskan bahwa seluruh pemain telah mempersiapkan diri untuk menghadapi pertandingan tersebut. Ia berharap hasil positif dapat diraih agar Semen Padang tetap bertahan di kasta tertinggi kompetisi sepak bola nasional.

“Untuk pertandingan nanti, kita pemain sudah sangat siap. Semoga laga nanti membawa berkah untuk dapat membawa Semen Padang tetap ada di kasta tertinggi,” ujar Asyraq Gufron dalam konferensi pers jelang laga.

Pertandingan PSBS Biak vs Semen Padang FC juga menjadi momentum baru bagi Kabau Sirah karena tim tersebut kini ditangani pelatih anyar, Imran Nahumarury.

Laga melawan PSBS Biak akan menjadi debut Imran setelah menggantikan posisi pelatih kepala yang sebelumnya dijabat oleh Dejan Antonic.

Kehadiran pelatih baru tersebut diharapkan mampu memberikan energi dan motivasi tambahan bagi tim yang saat ini tengah berada dalam situasi sulit di klasemen sementara.

Saat ini, Semen Padang FC masih menempati peringkat ke-18 atau posisi juru kunci dengan koleksi 17 poin. Sementara itu, PSBS Biak berada di peringkat ke-16 dengan 18 poin, hanya terpaut satu angka dari Semen Padang.

Persaingan di papan bawah klasemen juga semakin ketat karena peringkat ke-14 dan ke-15 ditempati oleh Madura United FC dan Persijap Jepara yang masing-masing telah mengoleksi 20 poin.

Secara matematis, peluang bagi Semen Padang untuk keluar dari zona merah masih terbuka.

Jika Kabau Sirah mampu meraih kemenangan dalam pertandingan ini, maka perolehan poin mereka akan menyamai jumlah poin yang dimiliki Madura United FC dan Persijap Jepara.

Sebaliknya, jika PSBS Biak yang berhasil meraih kemenangan, tim tersebut berpeluang naik posisi dan keluar dari zona merah klasemen.

Kondisi ini membuat pertandingan diprediksi berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama membutuhkan poin.

Bagi Asyraq Gufron, pertandingan ini juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan kontribusinya bersama Semen Padang FC.

Ia didatangkan oleh Kabau Sirah pada putaran kedua kompetisi, setelah sebelumnya memperkuat PSIM Yogyakarta pada putaran pertama musim ini.

Sejauh ini, Gufron baru mencatatkan satu penampilan bersama Semen Padang FC pada pekan ke-23, ketika timnya bertandang menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC.

Dalam pertandingan tersebut, ia bermain penuh selama 90 menit, yang sekaligus menjadi satu-satunya laga yang ia jalani bersama Kabau Sirah pada musim ini.

Pertandingan melawan PSBS Biak juga memiliki makna tersendiri bagi pemain tersebut. Pasalnya, laga akan berlangsung di Stadion Maguwoharjo, yang merupakan markas dari PSS Sleman, klub yang pernah dibelanya.

Asyraq Gufron mengaku senang dapat kembali bermain di stadion tersebut. Menurutnya, kesempatan itu menjadi motivasi tambahan bagi dirinya untuk memberikan penampilan terbaik bagi Semen Padang FC.

“Saya senang bisa kembali pulang ke Stadion Maguwoharjo. Ini jadi motivasi saya dan teman-teman juga untuk pertandingan nanti,” pungkasnya.

Dengan kondisi klasemen yang masih sangat ketat di papan bawah, laga PSBS Biak vs Semen Padang FC dipastikan menjadi pertandingan penting bagi kedua tim dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026.

Kabau Sirah pun berharap bisa membawa pulang poin penting demi menjaga peluang bertahan di kompetisi kasta tertinggi. (*)

Baca Juga

Puluhan wartawan Sumatera Barat lintas organisasi berdiri dan menundukkan kepala saat doa bersama untuk lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang di Selat Sunda di Tugu IORA Pantai Padang.
Wartawan Sumbar Doakan Lima Jurnalis dan Tiga Kru Kapal yang Hilang di Selat Sunda
Gempa bumi M6,5 mengguncang laut timur laut Kepulauan Seribu dan dirasakan di sejumlah wilayah Indonesia.
Kepulauan Seribu Jakarta Diguncang Gempa, Getarannya Dirasakan di Padang dan Sejumlah Daerah
JIPFest 2026 Hadirkan 50 Lebih Proyek Fotografi dari 19 Negara, Angkat Tema Resilience
JIPFest 2026 Hadirkan 50 Lebih Proyek Fotografi dari 19 Negara, Angkat Tema Resilience
Karhutla Nasional: Sumsel Catat 35 Hotspot, Riau 15 Titik, Kalimantan Barat Tertinggi
Karhutla Nasional: Sumsel Catat 35 Hotspot, Riau 15 Titik, Kalimantan Barat Tertinggi
Jalan provinsi di Jorong Sungai Taleh Agam amblas akibat tanah longsor setelah hujan deras.
Hujan Deras Picu Jalan Amblas di Agam, Akses Jalan Provinsi Putus Total
Potensi Hujan Lebat di Sumbar 11-13 September, Warga Diminta Waspada
Potensi Hujan Lebat di Sumbar 11-13 September, Warga Diminta Waspada