Padang Pariaman Barefoot Running 2026 Diikuti 1.700 Peserta, Persiapan Kian Dimatangkan

Padang Pariaman Barefoot Running 2026 Diikuti 1.700 Peserta, Persiapan Kian Dimatangkan

Rapat koordinasi yang digelar di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (23/7/2026). (Foto: Pemkab Padang Pariaman)

Sumbardaily.com - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman terus mematangkan persiapan pelaksanaan Padang Pariaman Barefoot Running 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 1 Agustus 2026.

Tingginya animo peserta yang telah mencapai sekitar 1.700 orang mendorong pemerintah daerah memperkuat koordinasi lintas sektor agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (23/7/2026). Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman, didampingi Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Padang Pariaman Anton Wira Tanjung.

Rapat juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari Kodim 0308/Pariaman, Polres Padang Pariaman, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta instansi terkait yang akan terlibat dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan.

Dalam arahannya, Sekretaris Daerah menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah beserta instansi pendukung harus memastikan setiap aspek penyelenggaraan dipersiapkan secara optimal. Langkah tersebut dinilai penting mengingat perkembangan Padang Pariaman Barefoot Running yang kini telah menjadi ajang olahraga dengan cakupan peserta berskala nasional.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Padang Pariaman, Anton Wira Tanjung, mengungkapkan hingga saat ini jumlah pendaftar telah mencapai sekitar 1.700 peserta. Mereka tidak hanya berasal dari Kabupaten Padang Pariaman dan berbagai daerah di Sumatera Barat, tetapi juga datang dari sejumlah kota di Indonesia, seperti Medan, Palembang, dan Pekanbaru. Bahkan, kegiatan tersebut juga akan diikuti peserta dari luar negeri.

"Antusiasme masyarakat terhadap Padang Pariaman Barefoot Running 2026 sangat luar biasa. Awalnya event ini dirancang sebagai ajang olahraga tingkat regional Sumatera Barat, namun melihat jumlah peserta yang terus bertambah dan berasal dari berbagai daerah bahkan mancanegara, kini event ini telah berkembang menjadi kegiatan berskala nasional," ujar Anton.

Menurut Anton, meningkatnya jumlah peserta membawa konsekuensi terhadap kebutuhan koordinasi yang lebih luas. Kesiapan teknis penyelenggaraan serta dukungan dari berbagai pihak harus semakin diperkuat agar seluruh tahapan pelaksanaan dapat berlangsung sesuai rencana sekaligus memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta.

Karena itu, melalui rapat koordinasi tersebut, seluruh OPD bersama instansi terkait diminta memperkuat sinergi sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Dukungan yang disiapkan mencakup pengamanan, pengaturan lalu lintas, pelayanan kesehatan, penanganan kondisi darurat, kebersihan, penyediaan sarana dan prasarana, hingga pelayanan kepada peserta maupun pengunjung.

Anton menjelaskan, sejumlah aspek teknis menjadi perhatian utama dalam proses persiapan. Mulai dari kesiapan lintasan lomba, area start dan finish, water station, locker peserta, kebersihan toilet dan musala, kesiapan tim medis beserta ambulans, tim SAR, pengamanan dan rekayasa lalu lintas, area parkir, kesiapan pelaku UMKM, hingga kebersihan lokasi selama dan setelah kegiatan berlangsung.

"Melalui rapat koordinasi ini kami menyamakan persepsi dengan seluruh OPD, TNI-Polri, dan seluruh pihak yang terlibat agar masing-masing memahami tugas dan tanggung jawabnya. Kami ingin seluruh peserta merasa aman, nyaman, dan mendapatkan pelayanan terbaik selama mengikuti Padang Pariaman Barefoot Running 2026," katanya.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap seluruh tahapan persiapan dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Dengan kesiapan yang matang, pelaksanaan kegiatan diharapkan berlangsung tanpa kendala serta mampu memberikan kesan positif bagi seluruh peserta yang datang dari berbagai daerah maupun luar negeri.

Selain menjadi ajang olahraga, Padang Pariaman Barefoot Running 2026 juga diproyeksikan memberikan dampak yang lebih luas bagi daerah. Kehadiran ribuan peserta dan pengunjung diharapkan turut mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada peserta yang berasal dari berbagai wilayah.

"Padang Pariaman Barefoot Running bukan hanya sebuah perlombaan lari, tetapi juga menjadi momentum untuk mempromosikan potensi pariwisata daerah, menggerakkan perekonomian masyarakat melalui UMKM, serta memperkuat citra Kabupaten Padang Pariaman sebagai destinasi sport tourism di Sumatera Barat," tutup Anton. (*)

Baca Juga

Padang Pariaman Barefoot Running 2026 Diminati Pelari Mancanegara, Kuota Championship 5K Ditambah
Padang Pariaman Barefoot Running 2026 Diminati Pelari Mancanegara, Kuota Championship 5K Ditambah
Padang Pariaman Barefoot Running 2026 Siap Cetak Sejarah, Event Lari Tanpa Alas Kaki Pertama di Sumatera
Padang Pariaman Barefoot Running 2026 Siap Cetak Sejarah, Event Lari Tanpa Alas Kaki Pertama di Sumatera
Padang Pariaman Barefoot Running 2026 Siap Digelar, Sensasi Lari Tanpa Alas Kaki di Pantai Jadi Daya Tarik
Padang Pariaman Barefoot Running 2026 Siap Digelar, Sensasi Lari Tanpa Alas Kaki di Pantai Jadi Daya Tarik
Dua Warga Meninggal dalam Kebakaran Batang Anai, Bantuan Darurat Disalurkan Pemkab Padang Pariaman
Dua Warga Meninggal dalam Kebakaran Batang Anai, Bantuan Darurat Disalurkan Pemkab Padang Pariaman
Kota Solok Siapkan Langkah Baru Tingkatkan Profesionalisme Guru dan Tenaga Kependidikan
Kota Solok Siapkan Langkah Baru Tingkatkan Profesionalisme Guru dan Tenaga Kependidikan
Raperda Pajak dan Retribusi Daerah Bukittinggi Disetujui, Ada Pasal yang Dihapus
Raperda Pajak dan Retribusi Daerah Bukittinggi Disetujui, Ada Pasal yang Dihapus