Sumbardaily.com, Padang - Fakultas Hukum Universitas Andalas (FH Unand) menggelar seminar nasional dengan tema "Mitigasi Risiko Pengadaan Barang dan Jasa di Lingkungan Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH)" di Convention Hall Unand.
Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mengembangkan nilai-nilai transparansi, akuntabilitas, dan integritas pada sistem pengadaan barang serta jasa pemerintah.
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Barat (Sumbar), Yuni Daru Winarsih tampil sebagai narasumber kunci dalam seminar tersebut.
Keikutsertaan Kajati Sumbar ini mencerminkan komitmen serius institusi penegak hukum untuk mendampingi terciptanya tata kelola pengadaan yang bersih dan terbebas dari praktik korupsi, kolusi, maupun nepotisme.
Dalam presentasinya, Kajati Sumbar menguraikan berbagai dimensi strategis pencegahan tindak pidana korupsi dalam mekanisme pengadaan barang dan jasa, terutama pada lingkungan perguruan tinggi yang memiliki status PTN-BH.
Pejabat tinggi kejaksaan ini juga menggarisbawahi urgensi kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dengan aparat penegak hukum untuk membangun sistem pengadaan yang akuntabel dan profesional.
"Mitigasi risiko dalam pengadaan bukan hanya tanggung jawab bagian pengadaan semata, tetapi merupakan tanggung jawab kolektif seluruh elemen organisasi. Pendidikan tinggi harus menjadi pelopor dalam tata kelola yang baik," tegas Kajati dalam paparannya.
Seminar ini berfungsi sebagai platform strategis bagi sivitas akademika, pejabat pengadaan, dan stakeholder terkait lainnya untuk mengkaji tantangan terkini serta merumuskan solusi komprehensif dalam pengelolaan pengadaan barang dan jasa di lingkungan kampus.
Tujuan utama kegiatan ini adalah mendorong efisiensi, efektivitas, sekaligus membangun budaya integritas dalam pengelolaan keuangan dan administrasi perguruan tinggi.
Pihak Fakultas Hukum Universitas Andalas menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada Kajati Sumatera Barat atas dedikasi dan kontribusinya dalam acara ini.
Partisipasi aktif Kajati Sumbar menjadi pendorong semangat bersama dalam merealisasikan tata kelola pengadaan yang tidak hanya efisien dan efektif, namun juga berdasarkan prinsip good governance dan zero tolerance terhadap korupsi.
Seminar nasional ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas tata kelola pengadaan di lingkungan perguruan tinggi, khususnya di Sumbar, serta menjadi rujukan bagi institusi pendidikan tinggi lainnya dalam mengimplementasikan sistem pengadaan yang berintegritas. (red)















